TRIBUNWIKI

SOSOK Hatta Rajasa, Politikus yang Pernah Dapat Penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana

Hatta Rajasa pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia sejak 22 Oktober 2009 hingga 13 Mei 2014.

Penulis: istiqomah kaloko | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Hatta Rajasa. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Muhammad Hatta Rajasa atau yang lebih dikenal dengan Hatta Rajasa merupakan politikus berdarah Melayu yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Hatta Rajasa pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia sejak 22 Oktober 2009 hingga 13 Mei 2014.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, politikus kelahiran Palembang, 18 Desember 1953 itu menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (2007-2009), Menteri Perhubungan (2004-2007), dan Menteri Negara Riset dan Teknologi (2001-2004).

Baca juga: SOSOK Charles A Simbolon, Penerus Marihad Simon Simbolon Memimpin Parna Raya Group

Hatta Rajasa merupakan anak kedua dari 13 bersaudara dari pasangan H Muhammad Tohir dan Hj Aisyah binti Alaydrus. Ayahnya merupakan seorang Tentara namun memutuskan untuk berhenti dan memilih menjadi PNS sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga.

Hatta Rajasa sudah diajarkan hidup mandiri dan disiplin sejak kecil. Ia tinggal dan melanjutkan pendidikan SMP dan SMA nya di Palembang, sedangkan kedua orangtuanya tinggal di salah satu kabupaten di Sumatera Selatan, Ogan Komering Ilir.

Saat lulus SMA, Hatta Rajasa memilih untuk berkuliah ke pulau Jawa. Ia melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan aktif di berbagai organisasi.

Saat kuliah, Hatta Rajasa bercita-cita ingin menjadi dosen. Namun, cita-cita tersebut kemudian ia tanam karena keadaan keluarga. Ia lebih memilih menjadi seorang pengusaha dan membantu orangtua serta saudara-saudaranya.

Hatta memulai karirnya sebagai pengusaha pada usia 24 tahun sebagai teknisi lapangan di PT Bina Patra Jaya. Pada tahun 1980 Hatta Rajasa pun diangkat menjadi wakil manajer teknik PT Meta Epsi, sebuah perusahaan pengeboran minyak.

Karirnya terus melesat di usia 29 tahun, dan dia sudah menjabat sebagai presiden PT Arthindo. Sukses di dunia perminyakan, Hatta Rajasa mulai tertarik pada politik.

Pada tahun 1998, Hatta Raja kemudian bergabung dengan sebuah partai. Seiring berdirinya Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta kemudian bergabung dan menjadi Ketua Departemen Sumber Daya Alam dan Energi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved