Berita Sumut

Usai Terima BLT BBM, Warga Sei Rampah Dipaksa Belanja di E-Warong, Diancam Dicoret Sebagai Penerima

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sergai Arianto mengatakan, masing masing penerima manfaat membawa uang senilai Rp 300 ribu atas kenaikan harga BBM.

Tribun Medan/Anugrah Nasution
Antrean penerima batuan sosial dari pemerintah pusat yang mulai dicairkan di Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (9/9/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERDANGBEDAGAI - Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi BBM mulai direalisasikan di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Sergai, terdapat 29.0117 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Pencairan BLT BBM direalisasikan melalui kantor Pos pada Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Kantor Pos Mulai Salurkan BLT BBM di Binjai, Bakal Diberikan Secara Bertahap Kepada 13.325 KK

Salah satunya Kantor Pos yang ada di Kecamatan Sei Rampah. Melalui kantor pos tersebut ada sekitar 3 ribu penerima bantuan. 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sergai Arianto mengatakan, masing masing penerima manfaat membawa uang senilai Rp 300 ribu atas kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu. 

"Hari ini kita sedang memantau ada pencairan bantuan dari pemerintah pusat bantuan subsidi BBM sebesar Rp 300 ribu. Dan hari ini sudah dilakukan, dimana pencairannya melalui kantor pos," kata Arianto, Jumat.

Kata Arianto, ada dua jenis bantuan yang diberikan kepada masing masing keluarga penerima manfaat dengan total sebesar Rp 500 ribu. 

"Jadi hari ini selain subsidi BBM ada juga bantuan sembako sebesar Rp 200 ribu. Jadi total bantuan pada hari ini yang ada Rp 500 ribu," kata Arianto. 

Warga Mengaku Disuruh Belanja di E-Warong

Usai mendapatkan bantuan, warga mengaku dipaksa untuk menukar uangnya sebesar Rp 200 di E-Warong yang sudah ditentukan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved