Berita Sumut

Tercebur ke Laut Usai Terlilit Tali Kapal, Nyawa Nelayan Tanjungbalai Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Nyawa Masril masih dapat tertolong usai Tim SAR berhasil menemukannya tak jauh dari lokasi pertama kali korban dinyatakan terjatuh.

HO/Tribun Medan
Tim SAR Tanjungbalai Asahan mengevakuasi seorang nelayan asal Tanjungbalai yang hanyut usai tercebur dari atas kapal pada Sabtu (10/9/2022) dini hari 

TRIBUN-MEDAN.com, TANJUNGBALAI - Masril Pulungan (50) seorang nelayan warga Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai tercebur ke laut pada Jumat (9/9/2022) malam.

Korban terjatuh dari kapal nelayan jenis pukat apung.

Korban terjatuh usai kakinya terlilit tali kapal sehingga tercebur ke laut dan sempat dinyatakan hilang.

Baca juga: Penemuan Mayat di Siborongborong, Tim SAR Parapat: Korban Ditemukan Dalam Kondisi Terhimpit

Komandan Pos Badan Sar Nasional Tanjungbalai Asahan (Basarnas TBA), Romi mengaku, mendapatkan kabar korban terjebur ke laut pada pukul 21.10 WIB usai dihubungi kapten kapal bernama Budi.

"Korban terjatuh di sekitar lampu putih di perairan Asahan. Lokasi jatuh sekitar satu kilometer dari dermaga panton," kata Romi. 

Nyawa Masril masih dapat tertolong usai Tim SAR berhasil menemukannya tak jauh dari lokasi pertama kali korban dinyatakan terjatuh.

Baca juga: Tim SAR Pastikan Operasi Pencarian Kapal PMI yang Karam Ditutup

"Syukur alhamdulillah korban selamat. Korban mengalami patah kaki dikarenakan hempasan tali yang ada dikapal tersebut," katanya.

Korban kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD dr Tengku Mansyur Tanjungbalai untuk dilakukan perawatan intensif.

(cr2/tribun-medan.com)


 
 
 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved