Breaking News:

TRIBUNWIKI

Sosok Tutut Wijayanti, Desainer Muda Asal Medan yang Miliki Segudang Prestasi

Sejak masih berkuliah, Tutut sudah memulai membuka usahanya, dengan desain pertamanya adalah hijab. 

Penulis: Diana Aulia | Editor: Ayu Prasandi
HO
Tutut Wijayanti, Desainer Muda Asal Medan 

Tutut sering mengikuti berbagai perlombaan desain busana yang dilakukan di Kota Medan atau diluar Kota Medan. 

Seperti Tutut mendapatkan Peringkat pertama dalam Kompetisi Desain Busana Muslimah menggunakan Kain Tradisional di event FESYAR Kpw.Bank Indonesia Sumut 2020.

Kemudian Peringkat ke tiga dalam Kompetisi Desain Busana Muslimah FESYAR Bank Indonesia Regional se-Sumatera 2020, serta Peringkat Pertama Kompetisi Desain Busana Universitas Negeri Malang 2020 dan masih banyak lagi. 

Dengan ketekunan dan keseriusannya, Tutut berhasil membuka sebuah butik pada tahun 2019 yang berkonsentrasi di fashion muslim dan terus mengalami perkembangan yang pesat hingga saat ini. 

Di usia yang masih terbilang muda ini, Tutut juga sudah dapat membuka lowongan pekerjaan kepada orang lain dan saat ini Tutut memiliki 3 karyawan tetap dan 6 karyawan pendukung. 

Pelanggan yang mempercayai usaha Tutut ini bukan hanya berasal dari Kota Medan sekitar saja, namun hingga ke luar pulau Sumatera. 

Biasanya Tutut mendapatkan pesanan gaun pengantin, pendamping pengantin, kebaya wisuda hingga pakaian muslimah lainnya. 

Tutut berharap usaha yang tengah ia jalani semakin lancar dan dirinya bisa menjadi seorang desainer yang dapat membina banyak desainer serta dikenal hingga ke mancanegara. 

Baca juga: POPULER: Sosok AKBP Jerry Siagian Dipecat dari Polri, Pernah Tangani Kasus Ratna Sarumpaet

Sering Menjadi Pembicara di Seminar 

Wanita yang lahir pada 29 Mei 1997 ini ternyata aktif diberbagai organisasi dan aktif di undang untuk menjadi seorang narasumber di berbagai acara Seminar baik di Kota Medan atau di luar Kota. 

Pencapaian tersebut tentu karena prestasi yang telah diperoleh serta kedudukannya diberbagai organisasi. 

"Alhamdulillah sekarang sering juga jadi pembicara di acara seminar yang berkaitan dengan wirausaha, fashion, konsep diri perempuan ataupun yang lain hanya."

"Seperti jadi pembicara di acara salah satu kampus swasta di Medan dalam program pengabdian masyarakat bersama organisasi ibu-ibu dharma wanita, acara sharing bersama adik-adik mahasiswa dan lainnya," 

Menjadi seorang narasumber di berbagai acara tentunya harus memiliki kelihaian dalam public speaking dan hal tersebut telah ia gemari sejak di bangku sekolah. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved