Berita Medan

BBM Naik, Harga Cabai Merah Anjlok 30 Persen di Sumut, Ini Penjelasan Disperindag

Harga cabai merah kembali melanjutkan tren penurunannya, tidak tanggung-tanggung penurunan harga cabai merah di Sumut per Senin mencapai 18,3 persen

TRIBUN MEDAN/DIANA AULIA
ILUSTRASI. Pada awal pekan ini, harga cabai merah kembali melanjutkan tren penurunannya, tidak tanggung-tanggung penurunan harga cabai merah di Sumut mencapai 30 persen, per Senin (12/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Harga sejumlah kebutuhan pangan di Sumatera Utara pada akhir pekan lalu sempat bertahan stabil. Namun untuk komoditas cabai merah justru sempat turun. 

Pada awal pekan ini, harga cabai merah kembali melanjutkan tren penurunannya, tidak tanggung-tanggung penurunan harga cabai merah di Sumut per Senin (12/9/2022) mencapai 18,3 persen.

Adapun harga cabai merah di beberapa wilayah Sumatera Utara pada akhir pekan kemarin yang berkisar Rp 78 ribuan per kg, saat ini dijual kisaran harga Rp 63 ribuan per kg-nya. 

Baca juga: BBM Naik, Harga Cabai Merah di Kabupaten Sergai Juga Ikut Naik

Sementara di Kota Medan penurunan harga cabai merah jauh lebih dalam.

Harga cabai merah dipatok dikisaran harga Rp 49 ribuan per kg, dari posisi sebelumnya di akhir pekan yang masih berada di kisaran 71 ribuan per kg, harga cabai merah tersebut anjlok hingga 30 persen di awal pekan. 

Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sumut, Barita Sihite mengatakan penurunan harga tersebut dikarenakan stok yang melimpah dari daerah sentra lokal yang masuk ke kota-kota besar di Sumut

Lanjutnya, akan tetapi kondisi sebaliknya ditunjukan oleh cabai rawit. Harganya mengalami kenaikan sekitar 7,9 persen.

"Harga rata-rata cabai rawit hijau di non kota IHK naik Rp 4.312 per kg dan di kota IHK juga naik Rp 1.735 per kg. Lalu harga daging ayam broiler juga mengalami kenaikan," ujarnya, Senin (12/9/2022). 

Dikatakannya, adapun harga tertinggi cabai rawit di Sumut pada wilayah Nias Barat yang mencapai Rp 80 ribu per kg. 

Dan yang terendah terjadi di Binjai dengan dibanderol Rp 34 ribu per kg, sementara daging ayam broiler tertinggi di Toba dengan harga Rp 43 ribu per kg. 

Namun begitu, Barita mengatakan kenaikan harga ini dikarenakan mekanisme pasar saja. Karena sejauh ini stok terpantau aman dan mencukupi begitupun permintaan yang juga cukup stabil. 

Baca juga: Harga Cabai Merah di Kota Medan Naik Lagi, Sekarang Sudah Hampir Rp 100 Ribu per Kilogram

Tribun Medan juga memantau harga di beberapa Pasar Tradisional Kota Medan, adapun selain cabai rawit, bawang merah dan daging sapi juga mengalami kenaikan. 

Harga bawang merah naik dari kisaran Rp 33 ribuan per kg menjadi Rp 35 ribu per kg atau naik 5,3 persen. Sementara itu, daging sapi juga terpantau mengalami kenaikan. 

Menurut data Disperindag, harga daging sapi mengalami kenaikan 0,9 persen, adapun Madina menjual harga daging tertinggi mencapai Rp 166 ribu dan yang terendah di Karo kisaran Rp 120 ribu per kg.

(cr9/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved