Kasus Pembunuhan Brigadir J

Kuat Maruf Tegang Dilihat Bripka RR dan Bharada E usai Putri Candrawathi Minta Keduanya agar Pulang

Ditelepon Putri Candrawathi untuk Pulang, Bripka RR dan Bharada E Lihat Kuat Maruf Panik dan Tegang

HO
Pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat sudah direncanakan matang oleh Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka RR, dan Kuat Maruf. Kesaksian Bripka RR dan Bharada E: Sama-sama Pergoki Kuat Ma'ruf Panik dan Tegang saat di Magelang 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pengungkapan kasus kematian tragis Brigadir J hingga saat ini terus berjalan.

Bahkan, pernyataan kesaksian baru dari para tersangka terus bermunculan akhir-akhir ini.

Apakah hal itu akan semakin mengungkap tabir misteri kematian Brigadir Yosua?

Seperti baru-baru ini, dua tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, yaitu Bripka RR dan Bharada E tampaknya berbalik arah melawan Ferdy Sambo dan keluar dari skenario.

Bripka RR dan Bharada E membeberkan mengenai gelagat sopir keluarga Putri, Kuat Maruf saat berada di Magelang, Jawa Tengah.

Diperkirakan kesaksian itu akan memperberat hukuman Kuat Maruf.

Benarkah demikian, Tribuners?

Baca juga: Brigadir J Tewas, AKBP Jerry Dipecat Buntut Kasus Ferdy Sambo, Polda Metro Bakal Beri Bantuan Hukum

Kuat Maruf tertawa saat berlangsung proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. ia tersorot kamera tertawa terbahak-bahak. Ditelepon Putri Candrawathi untuk Pulang, Bripka RR dan Bharada E Lihat Kuat Maruf Panik dan Tegang
Kuat Maruf tertawa saat berlangsung proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. ia tersorot kamera tertawa terbahak-bahak. Ditelepon Putri Candrawathi untuk Pulang, Bripka RR dan Bharada E Lihat Kuat Maruf Panik dan Tegang (Kolase Kuat Maruf dengan Putri dan Kuat Maruf Tertawa)

Bripka Ricky Rizal sebelumnya berkeras memberikan kesaksian sesuai skenario yang dibuat tersangka Ferdy Sambo.

Namun belakangan, ia justru berbalik dan mendukung penuturan Bharada E yang sudah lebih dulu mengungkap fakta pembunuhan.

Pengacara Bripka RR, Erman Umar pun menuturkan adanya kesaksian yang bersinggungan antara Bripka RR dan Bharada E.

Kajadian itu mereka lihat saat keduanya pulang dari sekolah anak Putri Candrawathi.

"Ada sedikit kejadian yang dialami yang dilihat oleh Ricky dan Richard setelah diminta pulang oleh Ibu PC," kata Erman dikutip kanal YouTube KOMPAS.TV, Minggu (11/9/2022).

"Pada saat itu ada kejadian, saat dia kembali di bawah (lantai 1) rumah itu tidak ditemukan pegawai yang lain.

RR naik ke tangga atas dan melihat Kuwat Maruf ini keadaannya panik dan tegang,

Dia tanya ada apa pak Kuat?" terang Erman lagi.

Namun, tak dijelaskan secara terang permasalahan yang membuat pria tersebut khawatir.

Kuat hanya mengatakan, bahwa ia melihat Brigadir J naik turun tangga yang membuatnya curiga.

Susi, asisten rumah tangga (ART) Putri Candrawathi, disebutnya menangis.

Disebutkan pula bahwa Kuat sempat mengambil pisau dan menggunakannya untuk mengancam Brigadir J.

"Si Kuat sempat ngambil pisau menghalangi Yosua mau naik ke atas, ke tempat Ibu," ungkap Erman. 

Selanjutnya Kuat Ma’ruf mengizinkan RR untuk naik ke atas melihat kondisi Putri Candrawathi, RR melihat PC sedang berbaring dengan setengah duduk dengan posisi bantal tinggi.

“Ada apa bu? ada kejadian apa?" tanya RR kepada PC."

"Ibu PC tidak menjawab malah bertanya, ‘Yosua dimana?' jelas kuasa hukum RR.

Yosua ke kamar PC, dengan PC berbaring dengan setengah duduk dan Yosua duduk di lantai, sementara pintu tak ditutup ada RR diluar menunggu dan tidak mendengar apa yang dibicarakan di antara keduanya.

Erman Umar menerangkan bahwa ada sekitar 10 menit lalu Yosua keluar dari kamar, dibawalah dia sama RR untuk ke bawah agar tidak bersinggungan lagi dengan Kuat Ma'ruf.

Sesampainya di bawah, RR kembali bertanya kepada Yosua apa yang terjadi namun Yosua menjawab dengan tenang bahwa tidak apa-apa.

Baca juga: Trailer Jagat Arwah Sukses Pikat Penikmat Film Horor Indonesia, Siap Gentayangi Bioskop Tanah Air

Baca juga: Terjerat Narkoba, Rekaman CCTV Perlihatkan Aktor Lee Sang Bo Jalan Sempoyongan sebelum Ditangkap

Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Brigadir J. Bharada E Beda Keterangan dengan Sambo, Pengacara Pihak Brigadir J: Eliezer Satu-satunya Harapan. Kesaksian Bripka RR dan Bharada E: Sama-sama Pergoki Kuat Ma'ruf Panik dan Tegang saat di Magelang
Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Brigadir J. Bharada E Beda Keterangan dengan Sambo, Pengacara Pihak Brigadir J: Eliezer Satu-satunya Harapan. Kesaksian Bripka RR dan Bharada E: Sama-sama Pergoki Kuat Ma'ruf Panik dan Tegang saat di Magelang (ISTIMEWA)

Namun ada hal yang mengejutkan dan bikin penasaran

Klik Halaman Selanjutnya

Baca Berita Artis Terpopuler Lainnya

(*/ Tribun-medan.com)

Sebagian Artikel ini telah tayang di laman Tribunnews.com dengan judul:

Ditelepon Putri Candrawathi untuk Pulang, Bripka RR dan Bharada E Lihat Kuat Maruf Panik dan Tegang

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved