Breaking News:

Ojol Penyesuain Tarif, Grab Tawarkan Opsi Harga Kompetitif untuk Perjalanan Jarak Pendek

layanan GrabBike Hemat juga dapat menjadi pilihan ekonomis masyarakat yang siap diandalkan

Penulis: Diana Aulia | Editor: Eti Wahyuni
Go-Jek.com
ILUSTRASI GOJEK 

Dia berharap, penyesuaian harga ini dapat membantu para mitra driver agar dapat memenuhi biaya operasional sehingga dapat melakukan pelayanan dengan baik terhadap customer.

"Penyesuaian tarif ini diharapkan dapat mendukung mitra driver memenuhi biaya operasional sehari-hari, sekaligus memastikan Gojek dan para mitra driver dapat selalu memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Tribun Medan, hingga saat ini tarif Gojek mengalami kenaikan harga sebesar Rp 1.000 dibanding dari hari biasa.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat telah meresmikan kenaikan tarif baru ojek online pada 7 September 2022 lalu dengan 3 zona. Untuk Sumut termasuk Zona 1 dengan biaya jasa batas bawah naik Rp 2.000 per km, biaya jasa batas atas naik Rp 2.500 per km dan biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa per 4 km pertama antara Rp 8.000 sampai Rp 10.000.

Meringankan Biaya Operasional

Sejumlah platform transportasi telah menaikan tarif ojek online (ojol) yang berlaku pada Minggu (11/9) pukul 00.00 WIB lalu. Bukan hanya menaikan tarif ojol, platform transportasi seperti Grab dan Gojek juga telah melakukan penyesuaian harga pada tarif taksi online.

Penyesuaian tarif tersebut tentu disambut baik oleh para driver taksi online di Kota Medan, pasalnya penyesuaian tarif ini sedikitnya dapat meringankan biaya operasional mereka.

"Mulai kemarin tarif taksi online ikut naik, setidaknya kenaikan ini tidak menambah modal lagi untuk bensin yang sudah naik," ucap Andi driver Go-Car kepada Tribun Medan, Senin (12/9/2022).

Dikatakannya, kenaikan harga tersebut memang seharusnya dilakukan karena mengingat BBM yang sudah naik pada beberapa waktu lalu.

"Tarif naik itu emang udah kewajiban karena BBM juga sudah naik, tetapi kita berterima kasih kepada Aplikator yang sudah berinisiatif untuk menaikkan tarif," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, penyesuaian tarif taksi online tersebut disampaikan oleh Senior VP Corporate Affairs Transport and Logistics Gojek, Rubi W Purnomo.

"Selain menaikan tarif Ojol, kami juga secara proaktif melakukan penyesuaian tarif bagi layanan GoCar, GoFood, GoSend, dan GoMart untuk mendorong potensi pendapatan maksimal bagi para mitra driver," katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh oleh Tribun Medan, saat ini tarif layanan GoCar untuk rentang pendapatan minimum per order di wilayah Sumatera naik menjadi Rp 15.200 hingga Rp 17.600, dari harga sebelumnya Rp 13.600. Sedangkan rentang pendapatan per kilometer juga naik menjadi Rp 3.080 hingga Rp 4.800.

Untuk layanan GoCar L rentang pendapatan minimum per order juga mengalami penyesuaian tarif menjadi Rp 18.400 hingga Rp 21.600. Begitu juga dengan rentang pendapatan per kilometer layanan GoCar L naik menjadi Rp 3.700 hingga Rp 5.760.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved