Breaking News:

Demo Kenaikan BBM

Temui Pendemo, Edy Rahmayadi Sebut Bakal Cari Tahu Alasan Pemerintah Pusat Naikkan Harga BBM 

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku akan menanyakan alasan pemerintah pusat alasan menaikkan harga BBM

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menemui massa aksi dari Forum Umat Islam (FUI) yang menuntut pembatalan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (12/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menemui massa aksi dari Forum Umat Islam (FUI) yang menuntut pembatalan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (12/9/2022).

Amatan tribun-medan.com, Edy menaiki mobil komando pengunjuk rasa dan menyampaikan akan menyalurkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.

Edy juga mengatakan akan mencari tahu terlebih dahulu penyebab naiknya harga BBM.

Baca juga: BBM Naik, Harga Cabai Merah Anjlok 30 Persen di Sumut, Ini Penjelasan Disperindag

"Nanti akan saya sampaikan (ke pemerintah) tapi harus kita kaji. Kita juga tak bisa terus terlalu mendikte kita pengin tau kenapa naik, kalau naik berarti ada sesuatunya, kalau naik tidak ada sesuatunya berarti salah ini yang harus kita kaji dan koordinasiakan sama-sama," katanya.

Mantan Pangkostrad itu juga menyebut untuk sementara waktu pihaknya akan mengalihkan anggaran-anggaran pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak kenaikan BBM.

"Ini yang tadi saya laporkan pada DPRD untuk langkah-langkahnya. Kebijakan-kebijakan yang menggunakan dana harus menjadi satu perhatian kita, dana (perjalanan) dinas, dana rapat dan dana yang lain, ini kita himpun untuk membantu keperluan masyarakat," ucapnya.

Baca juga: Polsek Lahewa Patroli Rutin di SPBU Pascakenaikan Harga BBM

Selain itu, Edy juga mengaku akan bekerjasama dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi di tengah banyaknya penolakan terhadap kenaikan BBM.

"Kedua kita akan memberikan masukan kepada pemerintah pusat soal langkah-langkah apa sehingga kita kolaborasi penyerapan dana baik Dana Anggaran Khusus atau DAK dan Dana Anggaran Umum DAU untuk bersama-sama kita lakukan," tuturnya.

Menurut Edy, kenaikan harga BBM akan semakin mempersulit kehidupan masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.

"Rakyat yang terdampak pastinya yang menengah ke bawah ini (solusi) bisa sedikit tidak menjadikan dampak negatif yang membuat mereka semakin sulit," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved