Breaking News:

Bersama Pegadaian dan PNM, BRI Hadirkan Gerai Senyum untuk Bantu Nasabah Ultra Mikro

BRI manfaatkan gerai SENYUM sebagai layanan yang lengkap dan mudah bagi para pelaku UMKM.

Dok. BRI
Salah satu pelaku usaha Eti Herawati mengaku gerai SENYUM ini memberikan solusi yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan layanan keuangan dengan biaya murah dan proses yang cepat. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membawa misi untuk meningkatkan akses layanan keuangan lengkap, khususnya bagi nasabah ultra mikro.

Untuk mewujudkan misi tersebut, BRI bersama Pegadaian dan PNM menghadirkan layanan Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) yang menyatukan tiga layanan dalam satu tempat.

Salah satu warga Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Eti Herawati mengaku layanan Senyum ini begitu bermakna.

Pasalnya, kata dia, gerai Senyum merupakan solusi yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan layanan keuangan dengan biaya murah dan proses yang cepat.

Eti mengatakan, integrasi layanan BRI, Pegadaian dan PNM membuat dirinya lebih mudah untuk mengembangkan usaha. Dia pun optimistis layanan Senyum dapat membantu usahanya untuk terus “Naik Kelas”.

“(Dengan Senyum) lebih mudah kami memperoleh atau mendapatkan layanan. (Layanan ini hadir dengan) lebih lengkap produk yang dibutuhkan masyarakat dan bisa membantu kebutuhan ekonomi. Layanan ini menjadi maksimal dan memenuhi segala kebutuhan masyarakat dalam satu tempat. Di sana kami akan diarahkan sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” ungkap Eti dalam keterangan persnya, Selasa (13/9/2022).

Eti pun mengaku, dengan mengakses gerai Senyum, nasabah lebih mudah untuk mendapatkan informasi terkait layanan jasa keuangan yang tepat. Sebab, petugas ketiga entitas di gerai Senyum memberikan edukasi dengan ramah.

Selain sebagai nasabah, Eti juga berperan sebagai Agen BRILink dan Agen Pegadaian. Ia menjadi agen dengan memanfaatkan toko sembako yang miliknya.

Sebagai nasabah kedua entitas, Eti yang dipercaya menjadi Laku Pandai merasa ekonominya menjadi semakin terbantu.

“Saat ini saya bisa melayani 60-100 nasabah per hari. Keuntungan ekonomi yang didapat pun cukup memuaskan, karena bisa mengantongi keuntungan berkisar Rp 600.000 hingga Rp 700.000 per hari,” jelas Eti.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved