Berita Kota Medan

MASIH SOAL Parkir Liar dan Viralnya Jukir Bertato, Wali Kota Medan Bobby Nasution Sentil Dishub

Seluruh fraksi DPRD Medan apresiasi tindakan Wali Kota Medan yang turun ke jalan untuk menegur juru parkir liar beberapa waktu lalu.

Penulis: Anisa Rahmadani |

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seluruh fraksi DPRD Medan apresiasi tindakan Wali Kota Medan yang turun ke jalan untuk menegur juru parkir liar beberapa waktu lalu.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung dalam rapat paripurna pemandangan umum fraksi fraksi DPRD kota Medan terhadap nota pengantar kepala daerah atas ranperda kota medan tentang inovasi daerah 2022.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan Bobby Nasution menjawabnya dengan datar dan santai, Selasa (13/8/2022).

Menurut Bobby Nasution parkiran liar tidak akan teratasi jika tidak ada tindakan kolaborasi dari berbagai pihak.

"Pokoknya semuanya khususnya jajaran pemko Medan dan dinas terkait, khususnya Dinas Perhubungan betul betul bisa menertibkan apa yang dijadikan keluhan masyarakat," jelas Bobby Nasution usai menghadiri rapat paripurna di kantor DPRD Medan.

Dikatakan Bobby bahwa permasalahan parkir di Kota Medan ini karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk tertib dalam berkendara.

"Salah satunya masalah perparkiran, kalau bisa bukan kalau bisa, harusnya Dinas Perhubungan membuat kantong-kantong parkir jalan, sehingga tidak ada parkir berlapis," jelasnya.

Kata Bobby Nasution ini yang selalu disampaikannya kepada Dinas Perhubungan Kota Medan.

"Maunya lebih di arahkan jangan fokus mengusir mobil yang ada di badan jalan tapi beri juga solusi kepada mereka pengendara dengan cara buat kantong-kantong parkir jalan," jelasnya.

Untuk parkir liar ini kata Bobby bukan hanya Pemko Medan saja yang harus bergerak melainkan semua harus sama -sama memiliki pemahaman.

"tentunya harus semua harus sama sama kita berikan pemahaman bukan hanya salah dari petugas, tapi kesadaran masyarakat juga perlu di tingkatkan," jelasnya.

Bobby juga menyindir masyarakat yang mau berhenti di sebuah toko tetapi harus parkir di halaman tempat dirinya belanja.

"Jangan kalau mau beli sesuatu di toko A harus berhenti di depan toko tersebut, lihat boleh gak parkir di situ, kalau gak boleh cari tempat yang diperbolehkan, masalah kesadaran masyarakat juga perlu sama-sama kita perlu edukasi," jelasnya.


Untuk Itu Bobby juga mengimbau kepada masyarakat agar kiranya memiliki kesadaran penuh dalam berkendara.

"Nanti ditegur sama teman teman di lapangan, sudah pernah kejadian kan, ribut Antara petugas parkir dan masyarakat, nah hal seperti ini yang perlu kita edukasi, petugasnya dan masyarakatnya kita imbau taat juga di area yang dilarang parkir. Ini juga tentunya kita buat larangan parkir tersebut di area itu bukan asal-asal, ada perhitungannya, ada pertimbangannya,"tukasnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved