Berita Sumut

Sembilan Saksi Tak Hadir, Sidang Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Nonaktif di PN Stabat Ditunda

Sidang kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin pada Selasa (13/9/2022) di PN Stabat, ditunda.

Tribun Medan/Muhammad Anil Rasyid
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indra Ahmadi Efendi, di luar sidang Prof Dr Kusumah Admadja, Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Sumatera Utara, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Sidang kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin pada Selasa (13/9/2022) di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Sumatera Utara, ditunda.

Pasalnya, para saksi yang diusulkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dimintai keterangannya dalam sidang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut tidak dapat hadir.

Adapun sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Halida Rahardhini, menyidangkan berkas perkara nomor 467/Pid.B/2022/PN Stb dengan terdakwa Dewa PerangingAngin, Hendra Surbakti, berkas perkara nomor 468/Pid.B/2022/PN Stb dengan terdakwa Hermato Sitepu, Iskandar Sembiring, dan berkas perkara nomor 469/Pid.B/2022/PN Stb dengan terdakwa kasus TTPO Terang Ukur Sembiring, Jurnalista Surbakti, Rajisman Ginting dan Suparman Perangin-Angin.

Baca juga: Sidang Kerangkeng Manusia di Langkat, Saksi Akui Dipukul Pakai Selang dan Dipekerjakan Tanpa Dibayar

JPU Indra Ahmadi Efendi saat dikonfirmasi di luar ruangan sidang menyebut ada sembilan orang saksi yang tidak hadir.

"Pemeriksaan saksi berkas perkara TPPO sebanyak lima orang, dari berkas perkara terdakwa Hermanto dua orang saksi, dan berkas perkara Dewa Perangin-Angin dua orang. Totalnya sembilan orang saksi," ujar Indra.

Lanjut Indra, masing-masing saksi dari tiga berkas perkara tersebut, sebelumnya sudah dilakukan pemanggilan sebanyak dua hingga tiga kali. 

"Masing masing saksi sudah dua sampai tiga kali pemanggilan. Namun kesembilan saksi semua tidak hadir," ujar Indra. 

Langkah selanjutnya menurut Indra, JPU akan terus berupaya menghadirkan saksi-saksi tersebut.

"Kita upayakan hadir. Kemudian sidang besok, Rabu (14/9/2022) akan menghadirkan saksi ahli, biar cepat persidangannya jadi saksi ahli dulu kita hadirkan. Jadi untuk persidangan hari ini ditunda," ujar Indra.

"Untuk saksi yang tidak hadir hari ini, tidak ada memberikan alasan," sambungnya. 

Sementara itu, Penasehat Hukum para terdakwa, Mangapul Silalahi tidak mau berkomentar banyak atas ditundanya persidangan pada hari ini.

Baca juga: Sidang TPPO Kerangkeng Bupati Langkat Nonaktif Ditunda, Saksi Berhalang Hadir dan Trauma

"Kita gak mau berkomentar soal itu biarlah wewenang majelis. Tapi tadi jelas majelis menyampaikan bahwa satu kali lagi JPU diberikan kesempatan menghadirkan saksi, jika tidak hadir juga, maka di tinggal," ujar Mangapul. 

Kemudian Mengapul menambahkan, pihaknya berencana akan menghadirkan satu orang saksi ahli dalam berkas perkara TPPO.

"Kita berencana akan menghadirkan satu orang saksi ahli di perkara TPPO. Kalau di berkas nomor 467/468 ada saksi ahli, tidak ada saksi ahli pidana di situ. Saksi ahli yang mau di datangkan JPU yaitu saksi ahli dari Jakarta," tutup Mangapul.

(cr23/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved