Breaking News:

Berita Medan

CERITA Pedagang soal Penertiban Drainase di Jalan Multatuli, Ini Harapan yang Disampaikan ke Bobby

Syahril mengaku hanya bisa pasrah, jika lapak dagangan nya harus di hancurkan oleh Pemerintah Kota, dan tidak tahu harus berjualan kemana lagi.

Penulis: Alfiansyah | Editor: Ade Saputra

CERITA Pedagang soal Penertiban Drainase di Jalan Multatuli, Ini Harapan yang Disampaikan ke Bobby

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Meski belum digusur, para pedagang yang berjualan di atas drainase sepanjang Jalan Multatuli, Kecamatan Medan Maimun merasa keberatan.

Seorang pedagang mie ayam, Syahril (70) mengaku telah mendapatkan informasi dari pemerintah Kota Medan bahwa lapak pedagang di sana akan ditertibkan.

"Kabarnya belum ada, cuma sudah dikasih tahu. Nanti kalau ada surat, kita bongkar semua, kami yang bongkar atau mereka yang bongkar," kata Syahril kepada Tribun-medan, Rabu (14/9/2022).

Ia mengatakan, para pedagang keberatan jika lapak dagangan mereka di hancurkan oleh Pemerintah Kota Medan, karena baginya dagangan ini merupakan satu-satunya mata pencariannya.

"Istilahnya keberadaan kita disini untuk cari makan, bukan perkantoran. Kalau yang digusur itu kantor ya wajar karena nggak cari makan, kalau kita ini kan cari makan, jadi apa lagi anak binik kita makan nya di rumah," sebutnya.

Syahril mengaku hanya bisa pasrah, jika lapak dagangan nya harus di hancurkan oleh Pemerintah Kota, dan tidak tahu harus berjualan kemana lagi.

"Saya kurang mengerti, apa harus keliling untuk cari makan. Nanti kalau keliling di gusur juga, jadi gimana kami ini sudah tua, umur sudah 70 jadi cuma bisa begini cari makannya," ungkapnya.

Pria yang telah berdagang selama dua tahun di sini ini berharap kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution, agar ia dan para pedagang lainnya bisa berjualan di lokasi tersebut.

"Saya minta kalau pedagang kami ini disini, kalau mau diteribkan ya diteribkan saja, tapi jangan dibongkar, kalau untuk kebersihan ya kami jaga," ucapnya.

"Kalau paritnya mau di benahi ya kita pun nggak keberatan, itu kewajiban pemerintah kota Medan, ya cuma kalau cari makan itu janganlah kami di gusur," pungkasnya.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved