Breaking News:

Update Kasus Pembunuhan Brigadir J

KETUA IPW Heran Putri Candrawathi Belum Ditahan, Nilai Ferdy Sambo Sukses Melawan Hukum

Hal ini disampaikan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. Ia menganggap

Editor: Dedy Kurniawan
Ho/ Tribun-Medan.com
Ketua IPW Sambo Dan Putri Candrawathi 

TRIBUN-MEDAN.com - Hingga kini, setelah dua bulan, tersangka pembunuhan Brigadir J , Putri Candrawathi tak ditahan.

Ketua IPW heran dengan menyebut ini menunjukkan perlawanan Ferdy Sambo sukses.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso.

Ia menganggap tidak kunjung ditahannya Putri Candrawathi adalah bentuk dari keberhasilan perlawanan Ferdy Sambo atas kasus yang menyeretnya yakni pembunuhan Brigadir J.

Ketua IPW Heran Putri Candrawathi Belum Ditahan
Ketua IPW Heran Putri Candrawathi Belum Ditahan

Baca juga: NGIKUT Nasib Ammar Zoni, Ikatan Cinta Akhirnya Depak Deva Mahenra Usai Arya Saloka Kembali

Baca juga: Kiwil Bangun Rumah Idaman, Rohimah Disuruh Jual Tanah Penuhi Kebutuhan Anak: Minta Doanya Aja

Sugeng menyebutkan indikator menyangkut pernyataannya bahwa tidak ditahannya Putri adalah keberhasilan perlawanan Ferdy Sambo.

"(Indikator) Komnas HAM dan Komnas Perempaun copy paste keterangan Ibu Putri. Ibu Putri kemudian melontarkan kembali isu pelecehan seksual yang di Magelang," katanya dalam program Fakta yang ditayangkan di YouTube tvOne, Selasa (13/9/2022).

Sugeng meragukan keterangan Putri yang menyebut adanya peristiwa pelecehan seksual di Magelang oleh Brigadir J.

Ia menilai ada dua hal yang membuatnya ragu atas keterangan Putri.

Baca juga: SEOLAH Lelah akan Keadaan, BCL Posting Pernyataan Menohok, Singgung Butuh Waktu Untuk Diri Sendiri

 

"(Pertama) Kabareskrim menyatakan memerlukan bukti yang lain, pendalaman bukti. Kemudian LPSK juga menyatakan agak aneh (ada) pelecehan (di Magelang kepada Putri).

Baca juga: MKD: Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Puan Maharani Merupakan Hal Yang Biasa


 
Di sisi lain, Sugeng justru meyakini bahwa peristiwa pelecehan terhadap Putri tidak pernah terjadi.

Menurutnya, keyakinan itu berdasarkan adanya temuan bahwa Putri Candrawathi telah dilecehkan menurut keterangan Kuat Ma'ruf pada 4 Juli 2022.

"Tanggal 6 (Juli 2022) suaminya datang (ke Magelang -red). Seharusnya sudah dilapor polisi," katanya.

Kemudian, katanya, terjadi kembali pelecehan terhadap Putri Candrawathi oleh Brigadir J pada 7 Juli 2022.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved