Polres Tapsel

Modus Kedua Kurir Ganja Asal Sidimpuan yang Ditangkap di Tapsel Bawa Ganja Pakai Baju Koko

2 Orang warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap Satresnarkoba Polres Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), di Desa Silaiya

Editor: Arjuna Bakkara
ISTIMEWA
2 Orang warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap Satresnarkoba Polres Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), di Desa Silaiya, Kecamatan Sayur Matinggi, Rabu (7/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPANULI SELATAN-Untuk mengelabui petugas kepolisian, satu dari dua orang kurir ganja yang ditangkap di polisi di Desa Silaiya, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, nekat memakai baju koko

“Diduga, agar tidak diketahui pihak kepolisian, satu dari dua orang tersangka memakai baju koko,”ujar Kapolres Tapsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Imam Zamroni kepada wartawan ketika menggelar konferensi pers di Mapolres Tapsel, Jalan SM Raja, Kota Padangsidimpuan, Rabu (14/9/2022).

Diceritakan Kapolres, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa akan ada yang mengangkut ganja dari Kabupaten Madina menuju Kota Padangsidimpuan.”Ganja ini akan diedarkan di Padangsidimpuan,”tuturnya.

Saat melintas, kata Kapolres, petugas kepolisian mencurigai gerak-gerik kedua kurir tersebut. Selanjutnya, personil langsung mengejar dan menangkap.”Setelah dilakukan penggeledahan, hasilnya, dari keduanya ditemukan barang bukti ganja,”tuturnya.

Dijelaskan, keduanya diiming-imingi akan mendapatkan sejumlah uang ketika sudah berhasil mengantar barang haram tersebut ke tempat tujuan.”Untuk uang pendahuluan, keduanya diberikan Rp500 ribu,”tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, 2 Orang warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap Satresnarkoba Polres Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), di Desa Silaiya, Kecamatan Sayur Matinggi, Rabu (7/9/2022).

Keduanya diketahui berinisial KAD (27), warga Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara dan R (32), warga Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

Dari kedua tersangka, petugas kepolisian menyita barang bukti berupa, 1 tas warna merah maron yang didalamnya berisi 9 bungkus/bal/ yang diduga berisi ganja dibalut dengan lakban warna coklat sebanyak 10.860 gram.

Selanjutnya, 1 bungkus plastik asoy warna hitam yang berisikan 3 bungkus yang diduga berisi ganja sebanyak 5.000 gram. 1 unit HP, uang Rp 68 ribu, 1 unit sepeda motor Yamaha warna biru tanpa nomor polisi dan 1 potong pakaian lengan panjang warna coklat. (Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved