Breaking News:

Viral Medsos

Viral Oknum Polisi Berani Tampar Anggota PM TNI AD Saat Bantu Atur Arus Lalu Lintas

Video aksi pemukulan diduga dilakukan oknum polisi terhadap seorang anggota Polisi Militer (PM) TNI AD

TRIBUN-MEDAN.COM- Video aksi pemukulan diduga dilakukan oknum polisi terhadap seorang anggota Polisi Militer (PM) TNI AD yang sedang membantu mengatur arus lalu lintas viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 24 detik itu, dikabarkan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Km-3,5 tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Ksetra Siguntang, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Awalnya, seorang anggota TNI AD yang mengenakan seragam Pomdam II/Swj itu baru saja membantu seorang siswa menyebrang jalan. 

Lalu korban terlihat hendak kembali mengatur lalu lintas yang terlihat sedikit padat. Namun saat akan menyeberang, tiba-tiba muncul pelaku menggunakan sepeda motornya dari arah simpang Polda melewati TMP. 

Pelaku yang menggunakan baju olahraga menghentikan kendaraannya dan sempat terlibat cekcok singkat.

Hanya hitungan detik, tamparan yang dilakukan oknum polisi itu tepat menghantam wajah korban hingga helm putih yang dikenakan sang PM itu terlepas. 

Kemudian, sang PM tampak membalas tamparan itu.

Kejadian itu pun sempat menjadi perhatian sejumlah pengendara hingga menghentikan kendaraannya.

Pelaku tampak langsung diamankan setelah kejadian tersebut. 

Berdasarkan informasi dihimpun, pelaku pemukulan adalah oknum berinisial MS yang bertugas di Biddokes Polda Sumsel. 

Kapendam Kodam II Sriwijaya, Letnan Kolonel Kav Rohyat Happy Ariyanto tak menampik adanya peristiwa oknum polisi pukul anggota TNI dalam video yang beredar di Medsos. 

Rohyat mengatakan korban bersama komandan satuannya telah membuat laporan ke Polda Sumsel dan sedang ditindaklanjuti. 

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaku juga sudah dilakukan penahanan.

Selengkapnya tonton video :

 

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved