Status Honorer Pemkab Deliserdang

Begini Nasib Honorer Pemkab Deliserdang Tahun 2023 Nanti, BKPSDM: Ada Surat dari Menpan

BKPSDM Kabupaten Deliserdang saat ini masih melakukan pendataan terkait honorer yang ada di lingkungan Pemkab Deliserdang

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
HO
Pegawai BKPSDM Deliserdang dan siswi PKL mengikuti apel beberapa waktu di halaman kantor beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM,LUBUKPAKAM- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Deliserdang saat ini sedang melakukan pendataan tenaga honorer yang ada di lingkungan Pemkab Deliserdang.

Hal ini dilakukan karena adanya surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang masuk ke BKPSDM. 

Menurut informasi, pendataan ini ada kaitannya dengan wacana pemerintah yang ingin menjadikan tenaga honorer berstatus Pegawai Pemerintah degan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Baca juga: Kasus Mobil Goyang Digerebek, Dua Honorer Ini Ngaku Selalu Rekam Adegan: Ada Sensasinya

"Kalau PPPK itu tetap, nanti prosesnya harus melalui seleksi. Ya makanya sekarang kita masih lakukan pendataan dulu. Karena ada surat dari Menpan, makanya kami sampaikan ke OPD mengenai persyaratan-persayaratannya apa saja," ujar Sekretaris BKPSDM Deliserdang, M Yusuf Kamis, (15/9/2022). 

Secara umum diketahui selama ini tenaga honorer di Kabupaten Deliserdang jumlahnya sekitar 5 ribuan orang.

Itu sudah termasuk tenaga honorer yang ada di Kecamatan. Untuk guru jumlahnya tidak termasuk karena sekitar 1700 sudah diangkat dan lulus yang honorer jadi PPPK beberapa waktu lalu. 

Baca juga: PEGAWAI Honorer Ditangkap, Pelaku Curi Aset Pemkab Tanjung Balai demi Beli Sabu

"Sekarang ini belum tahu pasti berapa jumlah tenaga honorer kita. Yang bisa ngurus (ngikuti pendataan) yang minimal sudah setahun masa kerjanya terhitung sampai 31 Desember 2021. Pokoknya cuma mendata sajanya kami," kata M Yusuf. 

Yusuf menyebut, sejauh belum ada informasi lebih lanjut kapan pelaksanaan seleksi akan dilakukan terhadap tenaga honorer untuk jadi PPPK.

Hanya saja dipastikan seleksi yang akan dilakukan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) nantinya tetap memakai metode sistem CAT (Computer Assisted Test) sama seperti seleksi CPNS.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA), Baginda Thomas Harahap memastikan tenaga honorer masih akan tetap diberdayakan pada tahun 2023. 

Baca juga: Honorer Akan Dihapuskan Tahun 2023, Pemprov Sumut Imbau Pegawai Non ASN Segera Ikuti Pendataan

"Tapi sesuai surat Menpan sampai akhir November 2023 batasnya. Kalau awal tahun masih tetap diberdayakan. Kalau jumlahnya di Deliserdang ini banyaklah," ucap Thomas. 

Dari hitungan sementara dari OPD dan Kecamatan seluruh tenaga diluar yang berstatus PNS di Kabupaten Deliserdang mencapai sekitar 9 ribu orang.

Mereka bertugas mulai dari staf kantor hingga petugas kebersihan.

Bagaimana kedepannya nasib mereka apabila tidak lolos PPPK masih menunggu regulasi selanjutnya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved