Istri Bunuh Suami

BIADAB, Baru Kenal 3 Bulan, Istri dan Selingkuhan di Humbahas Bunuh Suami Biar Bisa Kawin Lagi

Keduanya pun sudah menjalin hubungan gelap selama tiga bulan sebelum akhirnya berniat kawii setelah suami Anita br Manulang itu tewas.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Pasangan selingkuh bunuh suami sah 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Seorang istri di Kabupaten Humbang Hasundutan, Anita br Manulang (46) nekat menjadi otak pembunuhan suaminya sendiri karena hendak kawin lagi dengan selingkuhannya Hinsa Sianturi.

Kini, keduanya pun ditangkap Polres Humbahas setelah membunuh Harlen Sinaga (48), yang ditemukan tewas di kubangan Desa Sampean, Kecamatan Dolok Sanggul, pada Minggu (28/8/2022) lalu.

Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin mengatakan, pembunuhan Harlen Sinaga sudah direncanakan oleh istri dan selingkuhannya pada 26 Agustus lalu.

Keduanya pun sudah menjalin hubungan gelap selama tiga bulan sebelum akhirnya berniat kawii setelah suami Anita br Manulang itu tewas.

"Pembunuhan tersebut sebelumnya sudah direncanakan dan termasuk Anita menantang pelaku Hinsa Sianturi kalau berani menghabisi korban maka mereka akan menikah," kata Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin, Kamis (15/9/2022).

Kepada penyidik, istri korban mengaku nekat merencanakan pembunuhan terhadap suaminya merasa tersinggung saat pertemuan keluarga, pada 20 Agustus 2022 lalu.

Selain itu, motif perselingkuhan dan rasa sayang Anita ke pelaku Hinsa menjadi pemicu kuat pembunuhan. Sementara motif lain pembunuhan tersebut akibat masalah ekonomi keluarga.

"Dan muncul lah niat membunuh ditambah rasa sayang dengan pelaku HS dan mereka berencana kawin lagi," terang Achmad.

Keduanya kini telah ditahan di Mapolres Humbahas dan terancam hukuman mati setelah dijerat Pasal 340 KHUP.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 340 subsider 338 untuk HS sedangkan untuk AM dikenakan pasal 340 subsider 338 junto 55 ikut serta dan menyuruh dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara minimal 20 tahun," pungkas Achmad.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved