Breaking News:

Polisi Pemasok Sabu

Brigadir M Wisnu Wardhana Pasok Sabu ke Hakim di Banten, Terancam Hukuman Mati

Personel Sat Sabhara Polrestabes Medan yang pasok sabu ke hakim di Banten terancam hukuman mati

Editor: Array A Argus
HO
Personel Sat Sabhara Polrestabes Medan Brigadir M Wisnu Wardhana pasok sabu ke hakim di Banten 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Brigadir M Wisnu Wardhana (38), personel Sat Sabhara Polrestabes Medan yang nekat pasok sabu ke oknum hakim di Banten terancam hukuman mati.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria Tarigan, Brigadir M Wisnu Wardhana pasok sabu ke hakim di Banten bernama Yudi Rozadinata.

Adapun sabu yang dipasok ke hakim Banten tersebut seberat 20 gram.

Baca juga: Bikin Malu Kapolda Sumut, Oknum Anggota Sabhara Polrestabes Medan Pasok Sabu ke Hakim di Banten

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) atau kedua Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," kata jaksa Maria di hadapan hakim ketua Oloan Silalahi, Rabu (14/9/2022).

JPU Maria mengatakan, bahwa Brigadir M Wisnu Wardhana, anggota Sat Sabhara Polrestabes Medan ini ditangkap oleh petugas BNNP Sumut masing-masing Numan Bayhaqi dan Firman Nugraha.

Perkara ini bermula pada Jumat, 13 Mei 2022  sekira pukul 10.54 WIB bertempat di kantor jasa pengiriman barang yang ada di Jalan Haji Adam Malik, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Baca juga: FAKTA-fakta Oknum Polisi Polrestabes Medan Pasok Sabu ke Hakim, Inilah Identitas Si Bandar

Kala itu saksi Numan Bayhaqi dan saksi Firman Nugraha yang merupakan anggota BNNP Sumut mendapat laporan dari masyarakat, mengenai adanya oknum polisi pemasok sabu

"Kedua personel BNNP Sumut ini menerima informasi dari masyarakat tentang adanya pengiriman narkotika jenis sabu yang dikirim dari Sumatera Utara dengan tujuan kepada saksi Raja Adonia Sumanggam Siagian, yang akan dikirim ke alamat Pengadilan Negeri Rangkasbitung Jalan RA Kartini No 55 Muara Ciujung Timur Rangkasbitung, Kabupaten. Lebak Banten," sebut JPU Maria.

Baca juga: Brigadir Wisnu Pasok Sabu Jenis Blue Ice, Mantan Dir Narkoba Bongkar Alur Pengiriman

Adapun sabu yang dikirim Brigadir M Wisnu Wardhana dikemas menggunakan bungkusan plastik warna biru berlogo jasa pengiriman, dengan nomor resi 660045247246, dengan nama penerima Raja Adonia Sumanggam Siagian

Atas laporan itu, petugas BNNP Sumut kemudian melakukan pengusutan dan berangkat ke alamat kantor agen jasa pengiriman barang yang ada di Jalan Juanda No 60, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Di sana, petugas BNNP Sumut meminta agar jasa pengiriman mengontak si penerima.

Baca juga: Brigadir Wisnu Wardana, Anak Buah Kapolrestabes Medan yang Pasok Sabu Belum Dijadikan Tersangka

Saat petugas menunggu di kantor agen pengiriman yang ada di Banten, datanglah Raja Adonia Sumanggam Siagian mengambil pesanan sabu dimaksud.

Begitu barang diambil, Raja Adonia Sumanggam Siagian kemudian dibekuk dan diinterogasi petugas BNNP Sumut.

"Hasil pemeriksaan personel BNNP Sumut dari Raja ditemukan dan disita barang bukti satu buah plastik klip bening yang diberi kode A, berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan kurang lebih 19,371 gram. Sedangkan satu buah plastik klip bening yang diberi kode B berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan kurang lebih 1,263 gram yang dibungkus dengan plastik pembungkus berwarna hijau," beber JPU.

Baca juga: Kapolrestabes Medan Murka, Pastikan Pecat Anak Buahnya di Sabhara Pasok Sabu ke Banten

Ketika diintrogasi, Raja Adonia Sumanggam Siagian mengakui bahwa paket tersebut milik hakim Yudi Rozadinata.

Kemudian petugas BNNP Sumut mengajak Raja Adonia Sumanggam Siagian untuk menangkap hakim Yudi Rozadinata di PN Rangkasbitung Jalan RA Kartini No. 55 Muara Ciujung Timur, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten

Setelah penangkapan, Brigadir M Wisnu Wardhana kemudian diserahkan ke Dit Res Narkoba Polda Sumut guna pengembangan.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved