Istri Bunuh Suami

Pesan Masuk di HP Anita Manullang Mengungkap Rencana Pembunuhan Istri Terhadap Suami Sah

Kasat Reskrim Polres Humbahas mengatakan pengungkapan kasus istri bunuh suami berkat pesan masuk di HP pelaku

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
HO
Kolase Anita Manullang dan Hissa Sianturi ditangkap 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Kasat Reskrim Polres Humbahas, AKP Master Purba mengatakan, bahwa kasus istri bunuh suami yang dilakukan Anita Manullang terhadap suaminya Harlen Sinaga terungkap berkat pesan singkat di HP pelaku.

Setelah Harlen Sinaga ditemukan tewas pada Agustus 2022 lalu, polisi kemudian memeriksa Anita Manullang dan sejumlah saksi.

Dari pemeriksaan itu, polisi menemukan sejumlah kejanggalan.

Baca juga: INILAH ANITA MANULLANG yang Bunuh Suami Sah Demi Nikahi Selingkuhan di Kabupaten Humbahas

Ketika HP milik Anita Manullang diperiksa lebih lanjut, ditemukan pesan singkat antara Anita Manullang dan selingkuhannya Hissa Sianturi.

Dalam percakapan itu, Anita Manullang meminta agar Hissa Sianturi membunuh sang suami.

Jika Hissa Sianturi berhasil membunuh suami Anita Manullang, maka mereka akan segera menikah. 

"Dari hasil pendalaman, terungkap pelaku Anita Manullang yang bersepakat dan menyuruh pelaku utama Hissa Sianturi melakukan pembunuhan terhadap korban di perladangan yang telah mereka rencanakan," kata AKP Master Purba, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: KEJINYA Istri di Humbahas, Demi Nikah dengan Selingkuhan, Suami Sah Dibunuh, Lalu Rekayasa Kasus

Akibat kejadian ini, korban Harlen Sinaga mengalami luka di kepalanya diduga dipukul menggunakan balok kayu sebanyak tujuh kali.

Pelaku pun mengaku sudah menjalin hubungan gelap dengan istri korban selama tiga bulan.

Akibat perbuatannya, para tersangka terancam hukuman mati setelah dijerat Pasal 340 KHUPidana Juncto Pasal 338 KUHPidana.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 340 subsider 338 untuk HS, sedangkan untuk AM dikenakan pasal 340 subsider 338 junto 55 ikut serta dan menyuruh dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara minimal 20 tahun."(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved