Pakpak Bharat

Rapat Monitoring dan Evaluasi Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pakpak Bharat

Hal ini guna mendorong percepatan Realisasi PAD di Kabupaten Pakpak Bharat di Tahun mendatang.

Editor: Abdi Tumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Balai Sada Arih, Komplek Kantor Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Kamis (14/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Balai Sada Arih, Komplek Kantor Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Kamis (14/9/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para pengelolah sistem keuangan di lingkungan pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.

Hal ini guna mendorong percepatan Realisasi PAD di Kabupaten Pakpak Bharat di Tahun 2022 ini.

Rapat Monitoring dan Evaluasi PAD Pakpak
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Balai Sada Arih, Komplek Kantor Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Kamis (14/9/2022).

Petrus Saragih, Plt Asisten Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mewakili Bupati Franc Tumanggor yang berhalangan hadir, menyampaikan bahwa ada tiga hal penting yang harus segera diselesaikan yakni target realisasi PAD, realisasi belanja operasi setiap OPD dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Kondisi saat ini capaian realisasi PAD per 31 Agustus 2022 adalah sebesar 68,38 persen dari total target PAD tahun 2022.

"Diharapkan agar seluruh OPD lebih optimal untuk mencapai target, mengingat masa kerja TA.2022 tinggal 4 bulan lagi," ujar Petrus Saragih.

Rakor Monitoring dan Evaluasi PAD Pakpak Bharat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Balai Sada Arih, Komplek Kantor Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Kamis (14/9/2022).

Lebih lanjut, Petrus menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh banyaknya pekerjaan pengadaan barang dan jasa yang masih dalam proses. Namun di bulan September ini akan mengalami kenaikan signifikan karena banyak pekerjan yang sudah tahap penyelesaian dan anggaran kas akan disalurkan.

"Sebagai catatan penting untuk kita semua, agar segera mepercepat Realisasi target PAD dan Realisasi belanja operasi dengan pedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku. Namun perlu diingat agar pelaksanaanya harus tetap diawasi sehingga tidak menimbulkan permasalahan ke depan,"ujarnya.

"Inspektorat sebagai APIP yang berperan dalam melaksanakan pengawasan internal Pemerintah Pakpak Bharat akan bekerja keras dalam melaksanakan pengawasan terhadap seluruh kegiatan terutama pekerjaan fisik dan belanja modal yang dilaksanakan setiap Perangkat Daerah,"pungkasnya.

(*/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved