Breaking News:

Jaga Kepercayaan Investor, BRI Raih Penghargaan Saham Terbaik Big Cap Sektor Keuangan

BRI meraih penghargaan Saham Terbaik 2022 Big Cap Sektor Keuangan karena berhasil mendapatkan kepercayaan dari para investor.

Dok. BRI
Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Viviana Dyah Ayu. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dengan kode BBRI berhasil meraih penghargaan Saham Terbaik 2022 kategori Big Cap Sektor Keuangan atau Kapitalisasi Pasar di Atas Rp 10 Triliun. Adapun penghargaan ini diberikan oleh Berita Satu Media Holdings.

Terkait penghargaan itu, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu mengatakan, BRI senantiasa menjaga kepercayaan investor dengan terus menjaga pertumbuhan bisnis yang baik dan berkelanjutan.

Menurutnya, hal tersebut didukung oleh kondisi pemulihan ekonomi di segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berimplikasi positif terhadap kinerja keuangan BRI.

“Kami terus berupaya menjaga dan meningkatkan kepercayaan pemegang saham. Hal ini sejalan dengan transformasi yang tengah kami jalankan dalam blueprint BRIVolution 2.0 yang mana BRI telah menetapkan visi untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in South East Asia and Champion of Financial Inclusion,” kata Viviana.

“Penghargaan ini menjadi momentum bagi BRI untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ungkap Viviana dalam keterangan persnya, Jumat (16/9/2022).

Sebagai salah satu saham blue chip, Viviana mengatakan, BBRI memiliki basis investor yang kuat dan terus tumbuh. Saat ini, sebanyak 23 persen dari jumlah investor yang berinvestasi di saham blue chip atau market cap yang berada di atas Rp 100 triliun merupakan pemegang saham BRI.

“Tahun ini, BBRI juga menandai milestone penting dengan mencatatkan rekor all time high yang terjadi pada akhir perdagangan, Selasa (26/4/2022). Tidak hanya itu, saham BBRI di bursa pada 2022 juga diwarnai oleh berbagai aksi korporasi. Terbaru, BRI tengah menjalankan proses buyback saham dengan total nilai maksimal mencapai Rp 3 triliun,” jelas Viviana.

Sebagai informasi, BRI pada Maret 2022 lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan buyback saham BBRI.

Proses buyback ini dilaksanakan dalam kurun waktu 18 bulan setelah buyback disetujui lewat RUPS atau pada rentang waktu Maret hingga Agustus 2022.

Dari segi bisnis, kinerja BRI berhasil tumbuh positif di tengah situasi yang masih menantang. Pada akhir Juni 2022, BRI secara konsolidasian membukukan laba bersih sebesar Rp 24,88 triliun atau tumbuh 98,38 persen secara year-on-year (yoy).

Adapun total aset BRI meningkat 6,37 persen yoy menjadi Rp 1.652,84 triliun. Sedangkan dari sisi penyaluran kredit dan pembiayaan secara konsolidasian mencapai Rp 1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75 persen yoy.

Bahkan portofolio kredit UMKM BRI sebagai bisnis inti perseroan pada akhir Juni 2021 tumbuh 9,81 persen dari Rp 837,82 triliun menjadi Rp 920 triliun pada akhir Juni 2022.

Hal itu meningkatkan porsi kredit UMKM menjadi sebesar 83,27 persen dari total portofolio penyaluran kredit dan pembiayaan perseroan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved