Breaking News:

Pemkab Sergai

Buka Regsosek 2022, Bupati Sergai Darma Wijaya Minta Petugas Tidak Sembarangan Lakukan Pendataan

Dalam kesempatan itu, ia meminta para petugas pendataan melakukan kerjanya dengan baik agar data yang didapat benar-benar valid.

Editor: Satia
Dok. Pemkab Serdangbedagai
Bupati Darma Wijaya secara resmi membuka rapat koordinasi daerah (rakorda) pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (19/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SERGAI - Bupati Darma Wijaya secara resmi membuka rapat koordinasi daerah (rakorda) pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (19/9/2022).

Dalam kesempatan itu, ia meminta para petugas pendataan melakukan kerjanya dengan baik agar data yang didapat benar-benar valid.

"Ini momen kita bersama untuk melakulan pendataan dengan baik dan benar. Petugas harus melakulan pendataan sesuai fakta tidak asal-asalan," katanya.

Menurutnya, pendataan awal Regsosek 2022 merupakan program yang wajib didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya instansi pemerintahan saja.

Pasalnya Data Regsosek ini ditujukan sebagai data rujukan untuk integrasikan program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Menurut saya ini penting agar untuk memperbaiki data-data yang pernah ada sehingga pemakaiannya tepat. Misalnya berbagai program perlindungan sosial apakah BLT, PKH, kemudian salah sasaran, ini untuk menjawab itu semua," ungkapnya.

Bukan hanya sekadar merapikan data, tapi lewat Regsosek ini bisa menjadi referensi pemerintah dalam menentukan subsidi bagi masyarakat.

"Dari sini, nanti tidak ada lagi si kaya dapat bantuan sementara si miskin malah terabaikan. Bahkan bisa jadi masyarakat yang dulunya dapat, sekarang sudah sejahtera tapi bantuan masih terus mengalir. Akan harusnya bisa disalurkan ke orang lain yang benar butuh tapi luput dari pendataan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kanupaten Serdang Bedagai Herman mengatakan, bahwa pendataan awal Regsosek 2022 melibatkan 989 petugas yang akan disebar ke 243 desa.

Jumlah tersebut telah dibagi sesuai dengan data penduduk Sergai sekitar 669 ribu jiwa.

"Kita melakukan pendekatan berbasis keluarga yang dilakukan secara door to door. Beban satu petugas itu sekitar 250 KK," ujar Herman.

Pihaknya berharap, dengan adanya pendataan awal Regsosek 2022 yang hanya berlangsung selama satu bulan, yakni mulai 15 Oktober hingga 14 November 2022 dapat terselesaikan sesuai target awal.

Dalam pendataan ini, pihaknya tidak lagi mendata secara interview tapi juga akan mengambil visual rumah warga sebagai lampiran pendukung.

"Kita akan melakukan foto rumah warga untuk mendukung data benar-benar valid. Peruntukannya jelas agar tidak lagi twrjadinketimpangam data dan mengakhiri duplikasi penerimaan bantuan," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga turut berterimakasih atas komitmen Forkopimda Kabupaten Serdang Bedagai atas berlangsungnya Regsosek ini.

"Kami sangat mengapresiasi jajaran Forkopimda yang hari ini bisa dikatakan lengkap mulilai dari Ketua DPRD, Pengadilan Negeri, Polres, serta jajaran OPD. Kami harap semua proses pendataan bisa berlangsung lancar tanpa hambatan," pungkasnya lagi.

 

*

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved