Breaking News:

Berita Medan

Korupsi Pengadaan Pangkalan dan Tabung Gas 3 Kg, Hakim Vonis Kades S Tiga Aek Nabara dan Rekanan

Kades S Tiga Aek Nabara, Tri Hartono dan rekanan Rudi Ramadani divonis bersalah korupsi pengadaan pangkalan dan tabung gas 3 kg.

Tribun Medan/Edward Gilbert Munthe
Majelis hakim diketuai Yusafrihardi Girsang saat membacakan amar putusan terhadap terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin(19/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Desa (Kades) S Tiga Aek Nabara,Kabupaten Labuhanbatu, Tri Hartono dan rekanan Rudi Ramadani menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (19/9/2022).

Majelis hakim diketuai Yusafrihardi Girsang dalam amar putusannya menyatakan kedua terdakwa bersalah dalam perkara dugaan korupsi pengadaan pangkalan dan tabung gas 3 kg bersubsidi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) S Tiga Aek Nabara.

Keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU UU No 20 Tahun 2001 perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana, sebagaimana dakwaan subsidair JPU.

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Penanganan Covid-19, Ketua DPD PDIP Rapidin Simbolon Dilaporkan ke Kejatisu 

Yakni secara bersama-sama tanpa hak dan melawan hukum menyalahgunakan wewenang, kesempatan jabatan atau sarana yang ada pada dirinya untuk memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi mengakibatkan kerugian keuangan negara.

"Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu akibat perbuatan kedua terdakwa keuangan negara dirugikan sebesar Rp95.775.000," ucap majelis hakim.

Dalam kasus tersebut terdakwa Tri Hartono divonis dengan hukuman selama 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp 80 juta subsidair 5 bulan kurungan. Di samping itu, terdakwa dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti (UP) kerugian keuangan negara sebesar Rp 20 juta. 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda sebesar Rp 80 juta rupiah subsidair 3 bulan penjara," ucap hakim Yusafrihardi.

Sedangkan Rudi Ramadani divonis 22 bulan (1 tahun dan 10 bulan) penjara dan dipidana denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan kurungan.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan dan denda sebesar Rp 50 juta rupiah subsidair 3 bulan penjara," kata Yusafrihardi.

Dari fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan, pengadaan pangkalan dan tabung gas 3 kg bersubsidi tersebut Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) S Tiga menyerahkannya kepada terdakwa Rudi Ramadani. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved