Breaking News:

Bocah 11 Tahun Tewas di Kolam Renang

KRONOLOGI & Penyebab Bocah 11 Tahun Tewas di Kolam Renang Qitaro Park Binjai, Tak Izin Keluarga

Korban yang masih duduk di kelas enam Sekolah Dasar (SD), dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RSU Sylvani Kota Binjai. 

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANIL
Pintu masuk Kolam Renang Qitaro Park yang berada di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, digaris polisi, Senin (19/9/2022).  

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Zamira Kalista (11) warga Jalan Kemuning, Lingkungan II, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, meninggal dunia saat berenang di Kolam Renang Qitaro Park yang berada di Jalan T Amira Hamzah, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa ini terjadi pada, Minggu (18/9/2022) siang. 

Saat Tribun Medan menyambangi rumah duka, ternyata keluarga Zamira tidak mengetahui jika korban pergi ke kolam renang

Hal ini diungkapkan oleh kakek korban bernama Sukatno saat diwawancarai.

Baca juga: Kolam Renang Qitaro Park Makan Korban, Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

"Cucu saya ini izin pergi dari rumah bukan mau ke kolam renang. Mau pergi ke rumah temannya. Dan keluarga pun gak tau kalau cucu saya ini pergi ke kolam renang," ujar Sukatno, Senin (19/9/2022). 

Lanjut Sukatno, memang keluarga tidak memberi izin jika korban pergi ke kolam renang tanpa pengawasan keluarga.

Korban yang masih duduk di kelas enam Sekolah Dasar (SD), dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RSU Sylvani Kota Binjai

"Saya dikabari sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (18/9/2022) oleh salahsatu orangtua teman cucu saya ini. Saya langsung ke RS Sylvani karena cucu saya sudah tidak berada di kolam renang Qitaro Park pada saat itu. Saya sampai di rumah sakit, cucu saya ini baru keluar dari ruang IGD dalam kondisi meninggal dunia," ujar Sukatno. 

Sukatno pun turut menjelaskan kronologi yang ia dengar dari teman cucunya pasca kejadian itu. 

"Awal mulanya Zamira dan temannya berenang di kolam renang anak. Setelah itu, mereka pindah ke kolam renang dewasa, mungkin pada saat itu pengawasan tidak ada. Sehingga cucu saya ini, bisa berenang di kolam renang dewasa tersebut," ujar Sukatno. 

Sedangkan itu Zamira Kalista merupakan anak paling besar dari pasangan suami istri Ardiyan Ilham dan Mita. 

Baca juga: Polisi Tutup Kolam Renang Sejahtera Helvetia Setelah Ada Bocah Tewas Tenggelam

"Cucu saya ini anak paling besar, dari tiga bersaudara. Dan pukul 10.00 WIB tadi, sudah dikebumikan," ujar Sukatno. 

Sementara itu, pengelola Kolam Renang Qitaro Park, rencana besok Selasa (20/9/2022), berjumpa dengan keluarga besar untuk bermediasi. 

Menurut Sukatno, kepribadian Zamira sehari-hari merupakan anak yang baik, periang, dan gak mentel. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved