Berita Sumut

PERAMPOK Nekat Tembak Petugas Saat Hendak Ditangkap, Ternyata Residivis Kambuhan

Kapolres Serdangbedagai, AKBP Ali Mahfud mengatakan, pelaku sudah lima kali menjadi residivis kasus pencurian dan perampokan sejak tahun 2003 lalu.

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI -  Ade Erfin Pratama Lubis (37), pelaku pencurian dan perampokan yang menembak oknum polisi Polsek Perbaungan saat hendak ditangkap ternyata merupakan seorang residivis kambuhan.

Kapolres Serdangbedagai, AKBP Ali Mahfud mengatakan, pelaku sudah lima kali menjadi residivis kasus pencurian dan perampokan sejak tahun 2003 lalu. 

"Pelaku sudah 5 kali melakukan tindakan pidana sejak tahun 2003 melakukan pencurian handphone, kemudian melakukan penjambretan, penggelapan sepeda motor, dan melakukan pencurian dengan kekerasan pada tahun 2017," kata Ali saat gelaran konferensi pers, Senin (19/9/2022). 

Baca juga: INI WAJAH PERAMPOK yang Tembak Kepala Polisi Hingga Tersungkur Masuk Rumah Sakit

Ali menambahkan, tersangka juga DPO atas tiga laporan pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor pada tahun 2021.

Pelaku, kata Ali, kerap melakukan perampasan sepeda motor milik korbannya dengan berpura-pura meminta pertolongan. 

"Saat ini ada tiga kasus yang masih dalam lidik, kasus perampasan sepeda motor. Pelaku ini berpura pura meminta pertolongan dengan korbannya untuk diantarkan, kemudian dia membawa kabur kendaraan sepeda motor. Selain itu ada juga yang dipinjam pelaku dan kemudian dibawa kabur," sambung Ali. 

Menurut Ali, pelaku berbuat nekat diduga karena kerap mengkonsumsi narkotika.

Kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap urine kepada pelaku. 

"Mengenai itu, masih kita lakukan pemeriksaan, apakah tersangka menggunakan narkotika atau tidak kita akan periksa lebih lanjut," tuturnya. 

Sebelumnya, Ade diamankan petugas dari Polsek Perbaungan di Desa Citayam, Kecamatan Perbaungan, pada Kamis (15/9/2022) malam. 

Saat akan ditangkap, warga Simpang Empat, Kecamatan Perbaungan itu melakukan perlawanan, bahkan menembak petugas menggunakan senjata api rakitan. 

Ali mengatakan, pelaku menebak petugas ke arah kepala saat bersembunyi di atas asbes rumah. 

"Saat melakukan penggeledahan di rumah tempat pelaku bersembunyi, pelaku yang berada di atas asbes kemudian melepaskan tembakan ke arah petugas. Proyektil kemudian mengenai helem yang dikenakan petugas kita," kata Ali. 

Usai melakukan perlawanan Ade kemudian menyerahkan diri kepada polisi. Dia kemudian diamankan ke Polsek Perbaungan. 

Baca juga: Perampok Sadis Tembak Petugas Saat akan Ditangkap, Begini Tampang Pelaku

Selain Ade, polisi kemudian mengamankan Riki Juliadi (36) yang merupakan pemilik senjata rakitan tersebut. 

"Selain Ade kita amankah Riki, warga Percut Sei Tuan, Kebupaten Deli Serdang sebagai pemilik senjata api. Atas peristiwa itu pelaku kita jerat dengan pasal penggunaan senjata api,  UU 12 tahun 1951 dan UU nomor 8 tahun 1948 dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara," tutup Ali. 

(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved