Berita Sumut

Tak Terima Namanya Dicemarkan, Anggota DPRD Fraksi Golkar Ultimatum TBPP Samosir Minta Maaf

Polten pun menyampaikan sangat menyayangkan sikap dari Benediktus Gultom tersebut, karena TBPP harusnya membangun Kabupaten Samosir

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Polten Simbolon saat dilantik jadi Ketua Pemuda Samosir 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Polten Simbolon sebagai Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Samosir dari Fraksi Golkar angkat suara terkait tudingan tak sedap yang  dilontarkan salah seorang anggota TBPP Samosir (Tim Bupati Percepatan Pembangunan) Benediktus Gultom.

Kata Polten Simbolon, sebelumnya Bendiktus Gultom menudingnya sebagai pemain proyek dalam pengadaan pamplet penerima bantuan (PKH, BNPT dan BLT) di Kabupaten Samosir. Tudingan ini disampaikan Benediktus kepada kalangan wartawan, sehingga muncul persepsi dipublik bahwa Polten Simbolon adalah politisi kotor. 

"Tudingan yang keji dan tak berdasar. Saya tidak tahu menahu seperti apa proyek di Dinas Sosial. Mereka bukan mitra kami di Komisi II. Saya kaget dan sempat emosi mendengar tudingan itu," ujar Polten Simbolon, Minggu (18/9/2022). 

Polten pun menyampaikan sangat menyayangkan sikap dari Benediktus Gultom tersebut, karena TBPP harusnya membangun Kabupaten Samosir, bukan malah membuat gaduh dengan mencemarkan nama seorang legislator. 

"Kecewa saya kepada oknum itu. Entah apa yang merasukinya menuduh saya yang bukan-bukan. Ini pencemaran nama baik saya sebagai anggota DPRD. Saya minta yang bersangkutan untuk minta maaf secara terbuka," terangnya. 

Atas apa yang menimpa dirinya ini, Polten pun meminta Bupati Samosir membubarkan TBPP ini. Karena hanya akan mempermalukan Bupati Samosir, Vandiko Gultom dan malah menghabiskan uang rakyat secara sia-sia. 

"Sebaiknya TBPP ini dibubarkan saja. Sangat membebani anggaran dan jangan-jangan mereka akan mempermalukan Bupati Vandiko Gultom. Bahkan kabar yang saya dengar mereka ini sering mengintervensi pekerjaan OPD Samosir ini," ungkapnya. 

Kata Polten, orang yang menudingnya pun dia persilahkan mengambil langkah hukum untuk membuktikan tudingan tersebut. Begitu juga sebaliknya ia punya hak menempuh jalur hukum untuk memulihkan nama baiknya. 

"Silahkan dibawa ke jalur hukum. Biar Clear. Tentunya saya juga punya hak membawa ini ke jalur hukum. Karena apa yang ditudingkan tersebut adalah pencemaran nama baik," ujarnya.

Meski demikian Polten pun manyampaikan bahwa isu yang tak sedap itu tidak begitu mengganggunya dalam menjalankan kerja-kerjanya di Komisi II DPRD Samosir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved