Medan Terkini

ADA Wanita Ngamuk-ngamuk ke Polisi, Polrestabes Medan: Gak Dikasih Warisan

Polisi membeberkan duduk perkara wanita ngamuk-ngamuk ke personel Polrestabes Medan yang viral di media sosial.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
HO / Tribun Medan
Polisi Bermarga Ginting yang diamuk wanita di Polrestabes Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi membeberkan duduk perkara wanita ngamuk-ngamuk ke personel Polrestabes Medan yang viral di media sosial.

PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, wanita itu tak terima lantaran penyidik menghentikan penyidikan kasus yang dilaporkan. Dalam hal ini yang dilaporkan dan dihentikan kasusnya ialah ibu kandungnya sendiri.

Ia menyebut ibu kandungnya itu sudah meninggal tiga tahun atau 2019 setelah dilaporkan ke Polrestabes Medan sehingga penyidik mengambil langkah tersebut.

Baca juga: VIRAL Motor Kurir J&T Express dan 11 Paket Dibawa Kabur Maling di Binjai

Fathir menerangkan, wanita berinisial KR itu melaporkan ibu kandungnya karena tak terima tidak diberi warisan seperti 3 saudaranya yang lain.

"Iya, dia gak dikasih warisan. Kalau dari keterangan para saksi ini ibunya yang gak setuju karena ada penilaian tertentu,"ucapnya.

Polisi menjelaskan selain ibu kandungnya, KR juga melaporkan tiga saudara kandungnya ke Polrestabes Medan.

Terkait hal tersebut Satreskrim masih mendalami dugaan pidana seperti yang dilaporkan KR.

Kasus ini bermula ketika keluarga KR, ibu dan tiga saudara kandungnya menjual harta warisan berupa tanah dan bangunan di Medan pada Januari 2016 lalu tanpa melibatkannya.

Kemudian pada bulan Juli 2016 ia melaporkan mereka ke Polisi.

Saat berposes, polisi tak langsung menetapkan tersangka karena perkara yang dilaporkan melibatkan ibu kandung dan anak kandung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved