Berita Viral

Duh, Malunya Anggota Polrestabes Medan Ini, Dimaki-maki Karena Dituduh Terima Uang Rp 5 Juta

Bripka K Ginting, anggota Polrestabes Medan dimaki-maki karena dituding terima uang Rp 5 juta, tapi perkara tidak selesai ditangani

Editor: Array A Argus
HO / Tribun Medan
Polisi Bermarga Ginting yang diamuk wanita di Polrestabes Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Anggota Polrestabes Medan Bripka K Ginting dimaki-maki seorang wanita, karena dituduh terima uang Rp 5 juta tapi perkara tidak selesai juga.

Video Bripka K Ginting dimaki-maki karena dituduh terima uang Rp 5 juta kemudian viral dan menyebar di media sosial.

Menurut informasi, Bripka K Ginting dimaki-maki oleh wanita berinisial KR.

KR mengamuk lantaran perkara yang ia laporkan sejak 2016 dianggap tidak ditangani dengan baik.

Baca juga: Suami Gerebek Istri yang Diduga Berselingkuh dengan Oknum Polisi

KR mengatakan, tiap kali ditanya kelanjutan laporannya, Bripka K Ginting cuma minta pelapor bersabar.

Tidak ada perkembangan hasil penyidikan yang disampaikan, hingga uang KR sudah habis jutaan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, bahwa peristiwa Bripka K Ginting dimaki-maki berlangsung beberapa hari lalu.

Saat itu KR datang menanyakan kejelasan kasus yang ia laporkan.

Dari keterangan Fathir, kasus yang dilaporkan sudah bergulir sejak Juli 2016.

Baca juga: Oknum Polisi yang Viral Tampar Polisi Militer (PM) TNI AD Menangis Diborgol

Fathir mengatakan, bahwa pihak KR melaporkan ibunya dalam kasus dugaan pemalsuan surat menyangkut pembagian harta warisan.

Dalam surat warisan itu, pihak KR tidak tercatat sebagai penerima, sebagaimana saudaranya yang lain.

Belakangan, harta warisan berupa rumah dijual, dan hasilnya dipakai untuk mengobati ibunya yang sakit.

"Kemudian berjalannya waktu, ibunya meninggal di tahun 2019. Karena meninggal, perkara itu dihentikan karena yang dilaporkan ibunya," kata Kompol Teuku Fathir Mustafa, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Anggota TNI Datangi Mapolda Sumsel Buntut Anggotanya Ditampar oleh Oknum Polisi, Ini Kata Kapendam

Terkait dugaan penyidik menerima uang setoran, Fathir mengatakan masih mendalami. 

Divisi Propam Polrestabes Medan sedang menyelidiki dugaan tersebut.

Fathir pun menerangkan pihaknya membuka peluang jika saudara kandung pelapor melakukan tindak pidana seperti yang dituduhkan akan ditindak sesuai mekanisme.

"Kalau info itu kami dalami pemeriksaan dan sebagainya. Sekarang dalam proses pendalaman fungsi propam,"tutupnya.(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved