Breaking News:

Berita Medan

Pemko Medan Usulkan Ranperda Perlindungan Anak: Masa Depan Bangsa Ditentukan Kualitas Kehidupan Anak

Pemko Medan mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak kepada DPRD Medan.

Tribun Medan/Anisa Rahmadani
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat membacakan Nota Pengantar Terhadap Ranperda Kota Medan tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Medan, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemko Medan mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah  atau Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak kepada DPRD Medan.

Pengusulan Ranperda itu disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam Rapat Paripurna di DPRD Medan, Selasa (20/9/2022).

Ranperda itu diusulkan bertujuan untuk melindungi anak dari segala bentuk perlakuan yang tidak manusiawi. 

Baca juga: Pemko Medan Ajukan Ranperda Tentang Inovasi Daerah ke DPRD, Guna Percepat Kesejahteraan Masyarakat

Pengusulan Ranperda ini juga merupakan upaya Pemko Medan mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-hak anak serta adanya perlakuan tanpa diskriminasi.

“Masa depan suatu bangsa sangat ditentukan dengan kualitas kehidupan anak di masanya. Suatu bangsa akan menjadi bangsa yang besar jika dapat memberikan perlindungan yang layak pada generasinya sejak dini,"

"Anak-anak membutuhkan perlindungan, kasih sayang dan kesejahteraan lahir dan batin sejak dalam kandungan,” kata Bobby Nasution dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Kepala Daerah Terhadap Ranperda Kota Medan tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak di Kota Medan, Selasa.

Dalam Nota Pengantarnya, Bobby Nasution menyampaikan, usia anak merupakan tahapan terpenting dalam perkembangan manusia.

Pada tahapan ini, ucapnya anak mengembangkan semua potensinya yang kelak mampu memikul tanggung jawab yang besar.

"Sehingga perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial dan berakhlak mulia untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya," jelasnya.

Apalagi, kata Bobby Nasution, pembangunan potensi anak sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas telah ditetapkan dalam UUD 1945 Pasal 28 B mengamanatkan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved