Breaking News:

Berita Sumut

DIDUGA Gudang BBM Ilegal Terbakar Dahsyat di Hamparan Perak Deliserdang, Warga: Tolong Ya Allah

Diduga gudang penampunga bahan bakar minyak (BBM) ilegal terbakar di Dusun IV Sipirok, Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Risky Cahyadi

TRIBUN-MEDAN.COM, Deliserdang - Diduga gudang penampunga bahan bakar minyak (BBM) ilegal terbakar di Dusun IV Sipirok, Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Selasa (20/9) malam.

Kobaran api disertai asap tebal membubung tinggi membuat langit di sekitar lokasi kebakaran menjadi merah merekah.

Sontak saja, warga sekitar yang melihat amuk si jago merah langsung melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran untuk mencegah api membesar dan merembet ke pemukiman penduduk.

"Ya Allah, Tolong Ya Allah, jangan kenaklah rumah kami," kata seorang warga sambil merekam kejadian kebakaran tersebut.

Saat ditanyai Informasi, Ketua Umum Relawan Antisipasi Kebencanaan dan Lingkungan Hidup Pesisir, Putra Islami mengatakan, Empat bangunan terbakar sekitar pukul 21:40 WIB di Kecamatan Hamparan Perak.

Diduga api pertama kali muncul dari sebuah gudang minyak hingga dengan cepat api membesar dan melahap gudang dan merembet ke 3 bangunan yang berasa persis di samping gudang tersebut.

"Api muncul pertama kali dari gudang minyak sekitar pukul 21:40 WIB, dan berakibat api merembet ke bangunan lain seperi bengkel dan toko sperpart yang berada persis di samping gudang," Ucap Putra Islami, Selasa (20/9/2022).

Untuk dapat menjinakan api, 3 unit truk damkar Deliserdang, 2 unit dari Pemko Medan dan 2 unit dari Kabupaten Langkat turun ke lokasi kejadian, api pun dapat di padamkan setelah dua jam personil damkar melakukan penjinakan api.

api yang membakar bangunan tersebut tampak terlihat merah menyala dan asap hitam yang membumbung tinggi, akibat banyaknya bahan yang mudah terbakar.

"Api dua jam baru bisa padam setelah 7 truk damkar turun ke lokasi, banyaknya bahan mudah terbakar menyebabkan personil bersusah payah untuk menjinakkan api," Ucap Putra.

Akibat kebakaran gudang tersebut, warga sekitat lokasi pun sempat panik menyelamatkan nyawa mereka masing masing dengan menjauhi daerah kebakaran.

Anak-anak dan ibu ibu pun terdengar berteriak dan menangis menyaksikan kebakaran yang dekat dengan pemukiman tempat mereka tinggal.


(cr29/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved