Breaking News:

Ekonomi Kreatif Indonesia Peringkat Tiga Dunia, Menparekraf Ajak Masyarakan Nonton Drama Batak

Selain itu dikatakannya, saat ini ekonomi kreatif Indonesia masuk peringkat ketiga besar dunia setelah Amerika dan Korea Selatan.

Penulis: Diana Aulia | Editor: Eti Wahyuni
HO/Tribun Medan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI sekaligus Politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung terciptanya sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing di Kota Medan guna mengembangkan salah satu dari Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yakni Danau Toba.

Menparekraf Sandiaga Uno saat hadir dalam Dies Natalis Politeknik Negeri Medan yang ke 40, Selasa (20/9) mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Politeknik Negeri Medan terhadap SDM terutama yang berkaitan tentang peluang penyediaan SDM yang kuat di sektor Parekraf yang juga bekerja sama dengan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba.

“Di sini ada 7.500 mahasiswa dan 800 lebih dosen dan pegawai administrasi, semoga ini menjadi kekuatan agar SDM kita bisa unggul berdaya saing dan mampu menciptakan 1,1 juta lapangan kerja di sektor Parekraf pada tahun 2022. Terlebih Medan ini dekat dengan Danau Toba yang menjadi Destinasi Prioritas kita,” ujarnya.

Baca juga: Bang Sandi Borong Kuliner Medan, Hadiri Rapat Koordinasi SMK Pariwisata Indonesia

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, Indonesia saat ini menjadi acuan negara-negara di dunia, tentang menangani pandemi dan kebangkitan ekonomi di sektor pariwisata. Terbukti gelaran World Tourism Day (WTD) pada 28 September 2022 nanti akan digelar di Bali yang menjadi penyelenggaraan World Tourism Day pertama di Indonesia.

“Kita juga berhasil lompat 12 peringkat di TTCI melampaui Malaysia, Thailand, dan Vietnam untuk pertama kalinya. Kebangkitan kita bukan lagi kebangktian berupa angka-angka tapi yang berpusat pada SDM berbasis masyarakat, berkelanjutan, inklusif, dan berdampak langsung pada pembukaan lapangan kerja,” ujarnya.

Selain itu dikatakannya, saat ini ekonomi kreatif Indonesia masuk peringkat ketiga besar dunia setelah Amerika dan Korea Selatan.

"Kita sekarang sudah di posisi tiga dunia, ke depannya jangan nonton Drakor (drama Korea) tetapi harus mulai nonton Drabat (drama batak) seperti Ngeri-ngeri Sedap," tuturnya.

Kemudian, Menparekraf Sandiaga menuturkan, Kemenparekraf/Baparekraf, memiliki enam Politeknik Pariwisata yaitu Politeknik Pariwisata Medan, Politeknik Pariwisata Palembang, Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Politeknik Pariwisata Bali, Politeknik Pariwisata Lombok, dan Politeknik Pariwisata Makassar.

Di setiap Poltekpar, kata Sandiaga, ada kegiatan khusus yang didedikasikan untuk merayakan WTD 2022 seperti penghijauan, bersih sungai, pagelaran budaya, seminar internasional, gotong royong membersihkan objek wisata, dan lan-lain.

“Sudah saatnya untuk menjadi pariwisata yang berbasis masyarakat, berkelanjutan, inklusif, dan berdampak pada penciptaan lapangan kerja. Indonesia saat ini tidak lagi mengejar angka kunjungan wisatawan, namun fokus mendorong pariwisata berkelanjutan sustainable tourism ,” ujarnya.(cr10)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved