Breaking News:

Berita Sumut

Gubernur Edy Janji Pemprov Akan Pelihara Anak Korban Rudapaksa Hingga Menderita Penyakit Berbahaya

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan Pemerintah Provinsi Sumut akan membantu pengobatan dan pemulihan anak usia 12 tahun

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Risky Cahyadi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan Pemerintah Provinsi Sumut akan membantu pengobatan dan pemulihan anak usia 12 tahun yang menjadi korban kekerasan seksual yang terjadi beberapa waktu lalu.

Edy menyebut, korban saat ini sudah menderita HIV hingga stadium empat.

"Kasus penanganan anak inisal J yang menjadi korban pemerkosaan saat ini dalam penanganan. Ini akan kita tindak lanjuti, pertama kita pulihkan dulu kondisi kesehatannya karena kondisinya sangat mengkhawatirkan," ujar Edy, Rabu (21/9/2022).

Edy juga memastikan, pelaku kejahatan tersebut ditindak hukum dengan tegas.

"Ini harus kita obati, yang kedua kita lanjuti dengan tindakan hukum siapa yang melakukan (perbuatan keji ke) anak tersebut," katanya.

Mantan Pangkostrad itu juga berjanji memelihara korban hingga pulih.

"Berikutnya akan kita  pelihara dan layaknya dengan anak-anak lainnya," ucapnya.

Edy Rahmayadi sebelumnya memerintahkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendampingi korban kasus kekerasan seksual terhadap anak di Sumatera Utara (Sumut) yang sedang viral saat ini.

Kepala Dinas Sosial Sumut Basarin Yunus Tanjung Gubernur Edy Rahmayadi sudah bertemu langsung dengan korban. “Pak Gubernur sudah memberi tugas kepada masing-masing OPD,” kata Basarin, Selasa (20/9/2022).

Dikatakan Basarin, Pemprov Sumut melalui beberapa OPD terkait sudah melakukan penanganan dan pendampingan terhadap korban. Di antaranya Dinas Sosial Sumut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut dan Dinas Kesehatan Sumut.

Jajaran OPD terkati memberi pendampingan psikologis, pengobatan dan lainnya. Pemprov Sumut melalui Dinas PPPA juga menjamin kerahasiaan segala sesuatu tentang korban termasuk dimana korban berada.

“Dinsos sendiri kami bisa memulihkan harkat dan martabat serta sosialnya, ini (korban) kita harapkan tumbuh dan berkembang sesuai dengan anak-anak lainnya,” kata Basarin.


(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved