Kamaruddin Sindir Ferdy Sambo

Jawaban Menohok Kamaruddin Simanjuntak Usai Sambo Dipecat: Polisi Itu Pelindung, Bukan Pembunuh

Kamaruddin Simanjuntak buka suara terkait hasil putusan banding yang memutuskan Ferdy Sambo dipecat dari Polri.

Editor: M.Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM - Kamaruddin Simanjuntak kuasa hukum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J buka suara terkait hasil putusan banding yang memutuskan Ferdy Sambo dipecat dari Polri.

Kamaruddin mengatakan, pihaknya mendukung langkah majelis sidang kode etik yang menolak permohonan banding Ferdy Sambo.

Menurutnya, Ferdy Sambo tak layak untuk dijadikan anggota polisi.

Sambo dinilai juga tak pantas menjadi jenderal karena tak memiliki sifat ksatria.

Pasalnya, Sambo menyeret banyak polisi terlibat hingga keluarga polisi dalam skenario buatannya.

Terlebih, Kamaruddin menuturkan bahwa Ferdy Sambo merupakan eks Kadiv Propam Polri yang seharusnya menjadi garda terdepan membina disiplin Polri.

Dia justru garda terdepan merusak tatanan dan hukum serta norma-norma kedisiplinan di Polri.

Di sisi lain, Kamaruddin juga menyayangkan Ferdy Sambo yang tak meminta maaf dan tidak menyesali perbuatannya karena telah membunuh Brigadir J.

Sebaliknya, dia justru menjadi dalang rekayasan kematian mantan ajudannya tersebut.

Termasuk memfitnah Brigadir J yang melakukan pelecehan seksual kepada istri Sambo, Putri Candrawathi.

Diberitakan sebelumnya, Majelis sidang kode etik dan profesi Polri (KKEP) memutuskan menolak permohonan banding mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo atas putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Keputusan pemecatan itu disampaikan langsung oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Agung Budi Maryoto.

Dia diketahui menjadi pemimpin sidang banding pemecatan Irjen Ferdy Sambo. (*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved