Breaking News:

Bantuan Bagi Penyedia

Pemko Medan Beri Subsidi ke Penyedia Jasa Angkutan, Edy Rahmayadi Sebut untuk Jangka Pendek

Edy Rahmayadi turut angkat bicara soal wacana Pemko Medan yang bakal beri bantuan ke penyedia jasa angkutan

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Rahudman Harahap 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menanggapi kebijakan Pemko Medan yang berniat memberikan bantuan atau subsidi kepada penyedia jasa angkutan darat saat naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Edy Rahmayadi menyebut, kebijakan tersebut sudah baik sebagai solusi terhadap kesulitan yang dihadapi oleh sopir dan pengusaha angkutan.

"Sangat bagus itu. Karena 33 kabupaten ini dia harus berbuat untuk rakyatnya di daerahnya masing-masing," ujar Edy di Hotel Grand Inna, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Lapas Padangsidimpuan Terima Bantuan Obat Tuberkulosis dan Masker Dari Dinas Kesehatan

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, jika solusi yang dilakukan oleh Pemko/Pemkab adalah untuk jangka pendek.

Edy memastikan Pemerintah Provinsi Sumut akan memberikan solusi jangka panjang.

"Nah di provinsi ini akan melakukan bantuan sifatnya produktif, perikanan, pertanian dan peternakan dan kegiatan lain yang mendukung. Kalau kabupaten/kota jangka pendek di provinsi ini yang menengah dan jangka panjang. Kita harapkan tahun ini selesai," ungkapnya.

Baca juga: Seribu Angkot Dapatkan Bantuan Subsidi Pascakenaikan BBM, Pemko: Warga Bayar Tarif Cukup Lima Ribu

Sementara itu, untuk penetapan tarif angkutan umum, Edy mengaku masih dilakukan pembahasan.

"SK tarif sedang diatur itu ya karena harus pas hitungannya kalau tidak nanti jadi kontraproduktif. Kita harus bersama-sama sehingga kita bisa atasi kesulitan-kesulitan rakyat dari dampak kenaikan BBM," pungkasnya.

Diketahui, Pemko Medan mengalokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar dua persen untuk membantu masyarakat yang terdampak menyusul pemerintah mengurangi subsidi BBM yang sudah membengkak sehingga terjadinya kenaikan.

Baca juga: Pemko Medan Bakal Bagi-bagi Bantuan ke Pekerja Jasa 1 Oktober 2022, Simak Siapa Saja yang Dapat

Masyarakat pengguna jasa transportasi umum atau angkutan kota (angkot) salah satu yang akan mendapat bantuan tersebut.

"Kami akan memberikan subsidi sebesar Rp 1.500 bagi masyarakat yang menggunakan jasa angkot," kata Wali Kota Meda  Bobby Nasution usai mejadi Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Medan Tahun 2022 di Lapang Benteng Medan, Sabtu (17/9/2022).

Pengalokasi DAU & DBH sebesar 2 persen ini, jelas Bobby, menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo guna membantu warga yang terdampak dengan kenaikan BBM tersebut.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved