Pembahasan Ranperda

Cuma Satu Ranperda di Deliserdang yang Disahkan, 16 Lainnya tak Jelas

Dari belasan Ranperda di Kabupaten Deliserdang, hanya satu yang disahkan. Sisanya masih mengambang dan belum jelas

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Indra Gunawan
Anggota DPRD Deliserdang saat sedang melaksanakan rapat paripurna beberapa waktu lalu.  

TRIBUN-MEDAN.COM,LUBUKPAKAM- Hingga saat ini Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) Kabupaten Deliserdang yang sudah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2022 masih banyak yang mangkrak karena tidak ada pembahasan yang serius dari DPRD Deliserdang.

Dari 17 usulan Ranperda, baru satu saja yang selesai dibahas atau disahkan pada tahun ini oleh DPRD Deliserdang.

Padahal diketahui, banyak usulan Ranperda yang sudah bertahun-tahun masuk dan menunggu untuk dibahas.

Informasi yang dihimpun, satu dari 17 Ranperda yang sudah disahkan oleh DPRD Deliserdang baru Perda tentang Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan dan Permukiman.

Baca juga: Pemko Medan Usulkan Ranperda Perlindungan Anak: Masa Depan Bangsa Ditentukan Kualitas Kehidupan Anak

Sebelumnya, Ranperda itu merupakan usulan dari eksekutif.

Saat ini ada 7 usulan Ranperda lagi yang belum disahkan.

Sementara untuk yang usulan inisiatif ada 9, dan sama sekali belum ada satupun yang dibahas.

Pelaksana Kabag Hukum Pemkab Deliserdang, Muslih mengatakan dari 8 usulan Ranperda dari pihak eksekutif yang masuk di Propemperda satu di antaranya dari Bagian Hukum.

Ranperda yang dimaksudnya adalah Ranperda tentang bantuan hukum untuk masyarakat miskin.

Baca juga: Pemko Medan Ajukan Ranperda Perlindungan Anak, Walikota: Ini Penting Untuk Perkembangan Generasi

Meski Ranperda ini baru tahun ini dimasukkan di Propemperda namun dianggap kebutuhannya sangat mendesak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved