Breaking News:

Berita Sumut

Gegara Seorang Pria, Dua Wanita di Siantar Terlibat Perkelahian, Kini Saling Lapor ke Polisi

Dua wanita di Siantar saling lapor ke polisi usai terlibat perkelahian di sebuah indekos yang berada di Kecamatan Siantar Sitalasari, Rabu (21/9/2022)

Penulis: Alija Magribi | Editor: mustaqim indra jaya
Tribun Medan/Alija Magribi
Pitriyani Napitupulu dan temannya saling lapor dengan Rahmi Fitri Uliya ke pihak berwajib 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Dua wanita di Siantar saling lapor ke polisi usai terlibat perkelahian di sebuah indekos yang berada di Kecamatan Siantar Sitalasari, Rabu (21/9/2022) kemarin.

Adapun penyebab perkelahian masih berkaitan dengan hubungan asmara dengan seorang pria. 

Kedua gadis tersebut adalah Rahmi Fitri Ulaiya (22) dan Pitriani Napitupulu (24). Keduanya saling lapor, Rahmi melapor ke Polres Pematangsiantar, sedangkan Pitriani melapor ke Polsek Siantar Martoba.

Baca juga: Kasus Saling Lapor Berujung Penjara, Korban Surati Kapolri Minta Keadilan

Kepada reporter Tribun Medan, Rahmi Fitri Ulaiya (22) warga yang merupakan Kabupaten Simalungun mengatakan dirinya dikeroyok oleh Pitriani dan seorang temannya pada Rabu (21/9/22) pagi. 

Rahmi mengalami luka lebam ditubuhnya dan jari kaki mengalami pendarahan setelah terkena pecahan kaca.

Gadis Saling Lapor Gara Gara Seorang Pria
Dua wanita saling lapor, usai terlibat perkelahian di sebuah kos-kosan Kecamatan Siantar Sitalasari pada Rabu (21/9/2022).

"Pipi, lengan tangan sebelah kiri, dan kaki luka lebam. Saya dipukul, dicakar, dilempar sendal dan ditampar," papar korban, Kamis (22/9/22) seraya menunjukkan laporan polisinya dengan Nomor : STTLP/B/543/lX/2022/SPKT/RES P.SIANTAR/SUMUT. Tentang peristiwa pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 170 subs 351 KUHP.

Dijelaskan Rahma, penganiayaan yang dialami berawal dari hubungan asmara, di mana baik Rahmi dan Pitriani menjalin asmara dengan seorang laki-laki yang sama berinisial CA.

CA sebelumnya adalah pacar dari Pitriani dan mengaku sudah putus. 

Selanjutnya CA memacari Rahmi. Sehingga hubungan tersebut kemudian menjadi pemicu pertikaian kedua gadis cantik tersebut. 

“Mungkin panas lah. Makannya dia dendam, baru ngajak kawannya untuk ngeroyok aku. Kami saat itu lagi di kos berdua dengan teman ku, Bunga. Pintu kos saat itu tidak terkunci dan mereka (Pitriani dan temannya) langsung masuk. Yasudah saya dipukuli dan dicakar,” kata Rahmi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved