Breaking News:

Berita Medan

Kedapatan Bawa 11 Butir Ekstasi, Pasangan Ini Divonis 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Setelah membacakan dan menjatuhkan vonis terhadap Tami dan Wawan, hakim bertanya kepada terdakwa menerima putusan itu atau banding.

Penulis: Edward Gilbert Munthe | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/EDWARD
Terdakwa Tami dan Wawan saat mendengarkan amar putusan yang dibacakan oleh Majelis hakim Immanuel Tarigan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Tami Karina Br Barus alias Tami (21) warga Jalan Komplek Konen Desa Gung Leto Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Tanah Karo bersama Wawan Iriansyah Putra (24) warga Jalan Cakra 5 Dusun XI Desa Marindal I Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (22/9/2022).

Majelis hakim yang diketuai Immanuel Tarigan memvonis para terdakwa dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan.

"Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp 1 miliar, subsider 3 bulan penjara," kata Hakim.

Baca juga: Dipecat Secara sepihak dan Tak Diberi Pesangon, Pekerja PT Mara Jaya Unjuk Rasa di PN Medan

Setelah membacakan dan menjatuhkan vonis terhadap Tami dan Wawan, hakim bertanya kepada terdakwa menerima putusan itu atau banding.

"Perkara ini sudah diputus, dan dijatuhi delapan tahun penjara. Terhadap putusan tadi ini saudara punya hak untuk pikir-pikir atau banding atas putusan ini, terima atau pikir pikir," tanya Hakim kepada terdakwa.

"Terima pak," jawab mereka secara bersamaan.

Sebelumnya, Jaksa Penutut Umum (JPU) Pantun Marojahan Simbolon saat membacakan dakwaan menuturkan pada Senin 6 Juni 2022 sekira pukul 18.00 WIB, terdakwa Tami Karina Br Barus alias Tami bertemu dengan Adelina Br Ginting, Ohang dan Wendy Pohan (belum tertangkap) di Jalan Cenrum Desa Laudah Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Tanah Karo.

Adelina menyuruh Tami membeli Narkotika jenis ekstasi sebanyak 10 butir pil ekstasi, sembari memberikan uang sebesar Rp 2,3 juta.

Terdakwa mendapatkan upah sebesar Rp 350 ribu.

"Kemudian tedakwa I menghubungi Terdakwa II Wawan dengan tujuan membeli Narkotika jenis ekstasi. Saat berjumpa, mereka mengendarai satu unit sepeda motor Honda Beat dengan No Pol BK 5331 SAE pergi ke Kampung kubur untuk membeli ekstasi sebanyak 10 butir seharga Rp 2,3 juta dan terdakwa kembali memesan satu butir Narkotika jenis ekstasi seharga Rp 150 ribu.

Baca juga: SIDANG Kasus Anggota Polrestabes Medan yang Kirim Sabu ke PN Rangkasbitung, JPU Hadirkan Saksi Ini

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved