Breaking News:

Pembentukan Dapil

Pembentukan Dapil DPRD Kabupaten dan Kota Oktober Mendatang, Ini 7 Prinsip Penyusunan Penataannya

Pembentukan daerah pemilihan atau dapil DPRD Kabupaten/Kota pada Pemilu 2024 akan dimulai dari 14 Oktober 2022 sampai dengan 9 Februari 2023

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
HO
Anggota Bawaslu Sumut Suhadi Sukendar Situmorang saat memberikan pemaparan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Kapasitas SDM Dalam Bidang Pengawasan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten/Kota Serta Evaluasi (Penilaian) Terhadap Kesinambungan Daerah Pemilihan DPRD Kabupaten/Kota Pemilu 2019 yang diselenggarakan di Le Polonia Hotel beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, tahapan penetapan jumlah kursi dan pembentukan Dapil (daerah pemilihan) DPRD Kabupaten/Kota pada Pemilu 2024 akan dimulai dari 14 Oktober 2022 sampai dengan 9 Februari 2023.

Anggota Bawaslu Sumut, Suhadi Sukendar Situmorang mengatakan, terdapat tujuh prinsip penyusunan penataan dan pembentukan dapil serta alokasi kursi yang harus dipedomani.

Adapun tujuh prinsip itu kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas, dan kesinambungan.

“Setiap suara dari pemilih dihargai satu suara di setiap dapil yang terdiri dari satu atau beberapa kecamatan. Terjadinya penataan dapil tidak bisa kontradiktif dengan sistem pemilihan proporsional sesuai PKPU Nomor 16 Tahun 2017," ujar Suhadi Sukendar, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Kapolres Sibolga Terima Audiensi Komisioner KPU dan Bawaslu Sibolga

Dikatakannya, dalam proses ini, Bawaslu Sumut harus menetapkan strategi pengawasan, sehingga dapat menyusun langkah-langkah strategis pada proses penataan dapil maupun pasca penetapan dapil.

"Alokasi kursi antar dapil tidak boleh timpang antara satu dapil dengan dapil lain, hampir merata akan lebih baik karena pertimbangan penyampaian aspirasi dari masing-masing daerah pemilihan," tuturnya.

Dikatakannya, dalam penyusunan dapil juga memperhatikan berbagai aspek, kondisi geografis, sarana dan prasarana yang terkait antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. 

Baca juga: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan Terima Kunker DPRD Sumut Dapil III Bahas Pembangunan

"Baik itu kecamatan atau bagian dari kecamatan jangan sampai ada yang terputus. Karena yang terputus itu merupakan satu kesatuan wilayah integral dalam satu daerah pemilihan," ucapnya.

Suhadi menyebut, dalam satu dapil harus terdiri dari beberapa kecamatan yang berdekatan di dalam wilayah yang sama. 

"Kemudian memperhatikan kelompok minoritas dalam sebuah wilayah seperti suku, budaya dan agama tertentu yang minor dalam sebuah wilayah dapil," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved