Breaking News:

Gudang BBM ilegal

Pemilik Bangunan Diduga Gudang BBM Ilegal Belum Ditangkap Polisi, Empat Bangunan Hangus

Bangunan gudang BBM ilegal yang terbakar beberapa hari lalu dibiarkan begitu saja dalam keadaan kosong oleh pemiliknya

Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/APRIANTO TAMBUNAN
Lokasi bangunan diduga gudang BBM ilegal yang terbakar tampak kosong, Kamis (22/9/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pemilik bangunan diduga gudang BBM ilegal berinisial AL belum ditangkap polisi.

Sampai sekarang, AL yang disebut sebagai pengelola bangunan diduga gudang BBM ilegal itu tak kunjung diperiksa Polsek Hamparan Perak.

Setelah bangunan diduga gudang BBM ilegal itu terbakar, sekarang ditinggal begitu saja.  

Baca juga: Dugaan Gudang BBM Ilegal Milik AL Meledak di Hamparan Perak, Polisi Bilang Begini

Baca juga: KRONOLOGIS Diduga Gudang BBM Ilegal Milik AL Meledak, Selama Ini tak Tersentuh Hukum

Kepala Dusun Sipirok, Desa Kota Rantang, Akhirwan Simatupang mengaku tidak tahu, jika bangunan yang terbakar itu selama ini dipakai untuk menyimpan minyak.

Ia baru tahu setelah bangunan ludes terbakar.

"Kemungkinan baru beroperasi selama 10 hari. Karena kemarin baru masang pagar," kata Akhirwan, Kamis (22/9/2022).

Akhirwan juga tidak tahu siapa penyewa bangunan tersebut.

Ia sendiri belum pernah bertemu dengan penyewa bangunan.

Baca juga: DIDUGA Gudang BBM Ilegal Terbakar Dahsyat di Hamparan Perak Deliserdang, Warga: Tolong Ya Allah

Baca juga: Dugaan Gudang BBM Ilegal Milik AL Meledak di Hamparan Perak, Polisi Bilang Begini

Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, Iptu Hendrik Simanjuntak mengatakan bahwa dia belum bisa menentukan apakah bangunan yang terbakar itu memang gudang BBM ilegal atau bukan.

Katanya, dia masih memanggil pemilik bangunan.

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut, siapa pemilik bangunan yang diduga gudang BBM ilegal itu.

Meski Hendrik mengaku belum tahu, tapi sejumlah masyarakat yang kerap hilir mudik di sekitar lokasi kebakaran menyebut bahwa lokasi bangunan memang gudang BBM ilegal.

Lokasi penyimpanan minyak sengaja dibuat di dalam rumah toko, guna menghindari kecurigaan aparat.

Belum bisa dipastikan juga, apakah kebakaran ini karena unsur kesengajaan atau tidak.(cr29/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved