Breaking News:

UPDATE Perang Rusia Ukraina

SUSAH Payah Menangkapnya, Rusia Bebaskan Pahlawan Ukraina Dibarter Pembelot & Antek-antek Putin

Dua komandan Azov yang dibebaskan adalah Dmytro Volyna Volontyrets dan Svyatoslav Kalyna Palamar, ikon perlawanan Ukraina terhadap agresi Rusia.

Editor: Tariden Turnip
twitter
Komandan Resimen Azov Dmytro Volyna Volontyrets dibebaskan Rusia ditukar dengan pembebasan antek-antek Putin, Viktor Medvedchuk 

Pangeran Mohammed bin Salman tetap mempertahankan hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, termasuk dalam kerangka kelompok produsen minyak OPEC+, meskipun ditekan Washington, sekutu tradisional Riyadh, untuk mengisolasi Rusia.

Asap membumbung di pabrik baja Azovstal Kota Mariupol setelah Rusia melancarkan gempuran.
Asap membumbung di pabrik baja Azovstal Kota Mariupol setelah Rusia melancarkan gempuran. (REUTERS VIA BBC)

Anggota DPR Inggris Robert Jenrick mengatakan Aiden Aslin termasuk di antara mereka yang dibebaskan.

Aslin ditangkap awal tahun ini dan dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Republik Rakyat Donetsk (DPR), satu proksi Rusia di Ukraina timur.

Rusia juga membebaskan warga negara AS Alexander Drueke, 39, dan Andy Huynh, 27, seorang perwakilan keluarga mengatakan kepada kantor berita Reuters, Rabu.

Pasangan yang berasal dari Alabama ini, ditangkap pada Juni saat bertempur di Ukraina timur.

Kemenangan Ukraina

Pertukaran tawanan yang jumlahnya terbesar sejak Invasi Rusia 24 Februari 2022, diklaim Presiden Ukraina Volodymyr sebagai kemenangan.

“Ini jelas merupakan kemenangan bagi negara kita, bagi seluruh masyarakat kita. Dan hal utama adalah bahwa 215 keluarga dapat melihat orang yang mereka cintai aman dan di rumah,” kata Zelenskyy dalam pidato video di mana dia juga berterima kasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas bantuannya.

“Kami mengingat semua orang kami dan mencoba menyelamatkan setiap warga Ukraina. Inilah arti Ukraina, esensi kita, inilah yang membedakan kita dari musuh.”

Dalam sebuah tweet, Jake Sullivan, Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS Joe Biden, berterima kasih kepada Ukraina "karena memasukkan 2 warga AS dalam pertukaran tahanan".

Sullivan juga berterima kasih kepada Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman karena memfasilitasi pembebasan warganya.

“Kami berharap warga kami bersatu kembali dengan keluarga mereka,” tulisnya.

Perdana Menteri Inggris Liz Truss memuji pembebasan warga negara Inggris sebagai "berita yang sangat disambut baik" setelah "bulan ketidakpastian dan penderitaan bagi mereka dan keluarga mereka".

Liz Truss mengatakan warganya "ditahan oleh proksi yang didukung Rusia di Ukraina timur", dan berterima kasih kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Arab Saudi karena membantu membebaskan mereka.

Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde mengatakan warganya yang ditahan di Donetsk, "sekarang telah dibebaskan dan baik-baik saja".

Ann Linde juga berterima kasih kepada Ukraina dan Arab Saudi. (aljazeera) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved