Kasus Lukas Enembe

TERUNGKAP Gubernur Lukas Enembe Akui Sering Main Kasino, Kuasa Hukum : Sekedar Melepas Penat

Kasus dugaan gratifikasi yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe membuat KPK melayangkan surat penyidikan.

Editor: Fanry Maulana

TRIBUN-MEDAN.Com, Kasus dugaan gratifikasi yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe membuat KPK melayangkan surat penyidikan.

Kendati demikian, Gubernur Papua itu belum memenuhi panggilan KPK bahkan dirinya mangkir saat akan diperiksa di Mako Brimob Papua.

Kuasa hukum Lukas Enembe, Aloysius Renwani membeberkan bahwa kliennya bermain kasino di Singapura.

Dikutip dari Tribunnews.com, Aloysius menambahkan bahwa Lukas memang kerap bermain kasino saat berlibur ke Negeri Singa tersebut.

Tapi kuasa hukum Gubernur Papua itu membantah bahwa kliennya menghabiskan uang hingga miliaran rupiah untuk bermain kasino.

Menurutnya, Lukas hanya sekedar bermain untuk melepas penat, seperti orang bermain gim.

Dia juga membantah kliennya mencuci uang ke kasino di luar negeri.

Sebelumnya PPATK juga sudah memblokir rekening milik Lukas Enembe senilai 71 miliar dan pihak pihak yang terkait.

PPATK mencurigai adanya transaksi keuangan yang janggal atau mencurigakan hingga miliaran rupiah.

PPATK juga menembukan transaksi perjudian berupa setoran tunai yang nilainya mencapai jutaan dolar Amerika Serikat.

Diketahui Lukas Enembe telah berstatus sebagai tersangka kasus korupsi di KPK.

Hanya saja KPK belum merinci kasus apa yang menjerat Lukas.

 

Artikel ini tayang di Tribunnews.com : https://www.tribunnews.com/nasional/2022/09/22/pengacara-lukas-enembe-akui-sang-gubernur-berjudi-di-singapura-ya-seperti-main-gim-melepas-penat?page=3

 

Selengkapnya tonton video : 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved