Raja Bisnis Ilegal

Pho Sie Dong, Raja Bisnis Ilegal Kota Binjai Pemasok Sabu Cuma Dituntut 8 Tahun

Phoe Sie Dong, raja bisnis ilegal Kota Binjai pemasok sabu cuma dituntut 8 tahun penjara oleh JPU Benny Surbakti

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Terdakwa Pho Sie Dong dan Abdul Gunawan saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Binjai, Kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI - Pho Sie Dong, raja bisnis ilegal Kota Binjai terdakwa pemasok sabu cuma dituntut 8 tahun penjara oleh jaksa Penuntut Umum (JPU) Benny Surbakti.

Selain dituntut 8 tahun penjara, Pho Sie Dong si raja bisnis ilegal Kota Binjai juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar, subsidair tiga bulan penjara. 

Dalam amar tuntutannya, JPU menyebut bahwa Phoe Sie Dong si raja bisnis ilegal Kota Binjai ini terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika. 

Baca juga: Pho Sie Dong Ingin Suap Polisi Pakai Mobil Rush, Raja Bisnis Ilegal Kota Binjai Bikin Murka Hakim

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Pho Sie Dong berupa pidana penjara selama 8 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar subsidair 3 bulan penjara, dikurangi selama terdakwa ditahan dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan," ucap Benny di hadapan majelis hakim, Teuku Syarafi, Kamis (22/9/2022) sore. 

Menurut jaksa, Pho Sie Dong ini memasok sabu pada Abdul Gunawan. 

"Abdul Gunawan mengambil sabu dari Pho Sie Dong untuk dijual," ujar Benny dalam sidang. 

Baca juga: Pho Sie Dong, Raja Bisnis Ilegal Kota Binjai Berbelit Bikin Murka Hakim

Benny melanjutkan, dalam perkara ini, pihaknya ada menyita empat video yang menyebutkan Abdul Gunawan mengakui barang bukti sabu diambil dari Pho Sie Dong

"Terdakwa Pho Sie Dong mengakui bahwa Abdul Gunawan pada tiga atau empat hari (sebelum penangkapan) mengambil sabu dari Pho Sie Dong. Bahwa setelah dilakukan penyidikan, diketahui bahwa terdakwa melakukan percobaan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dengan tanpa hak dan melawan hukum," ujar Benny. 

Usai membacakan tuntutannya, Pho Sie Dong yang didampingi penasihat hukumnya, Arifin Sagala diberi kesempatan untuk memberikan pembelaan. 

Baca juga: Selalu Hadir di Setiap Persidangan Pho Sie Dong, JPU Tolak Saksi Meringankan Terdakwa Narkotika

"Hari Senin (3/10/2022) silakan sampaikan pembelaan. Cukup maksimal waktu yang diberikan majelis, lebih dari satu minggu," ujar ketua majelis hakim  

Sementara, terdakwa Abdul Gunawan juga mendengar tuntutannya dari JPU Benny Surbakti.

Dalam amar tuntutannya, Abdul Gunawan dinyatakan bersalah melakukan tindakan pidana narkotika. 

"Kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menyatakan terdakwa Abdul Gunawan bersalah melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI NO.35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Abdul Gunawan berupa pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar subsidair 3 bulan penjara, dikurangi selama terdakwa ditahan dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan," ucap Benny. 

Baca juga: Pho Sie Dong, Raja Bisnis Ilegal Kota Binjai Hendak Suap Polisi dengan Mobil Toyota Rush

Dalam dakwaan JPU, terdakwa Pho Sie Dong dan Abdul Gunawan didakwa primair pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dan subsidair pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 (1).

Sebelumnya, Pho Sie Dong diamankan Unit II Sat Resnarkoba Polres Binjai di kediamannya, Jalan Petai, Binjai Utara, berdasarkan hasil pengembangan, Senin (9/5/2022) lalu.

Pho Sie Dong didakwa sebagai pemilik narkotika jenis sabu yang dijualkan oleh Abdul Gunawan. Dalam dakwaan jaksa, Abdul Gunawan mengakui sabu sebanyak 4 paket dengan berat 0,34 gram adalah milik Pho Sie Dong

Bahkan terdakwa Abdul Gunawan juga mengakui, memperoleh sabu dari Pho Sie Dong sebanyak tujuh kali. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved