Polres Jaksel Bongkar Prostitusi Online ABG di Hotel, Lima Muncikari Ditangkap

Dia mengatakan prostitusi online di hotel tersebut sudah berlangsung selama dua bulan. Dia mengatakan para korban juga tinggal di hotel tersebut.

Editor: heryanto
Tribun Medan
Polres Jaksel bongkar praktik prostitusi online di Reddoorz kawasan Cilandak 

Polres Jaksel Bongkar Prostitusi Online ABG di Hotel, Lima Muncikari Ditangkap

TRIBUNMEDAN.COM, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan membongkar praktik prostitusi online terhadap anak di bawah umur.

Lima muncikari berhasil diamankan polisi.

Praktik prostitusi online dilakukan di sebuah hotel di kawasan Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Dari hasil penelusuran, hasil pemeriksaan terhadap kegiatan tersebut, ditetapkan ada lima tersangka, empatnya dewasa, yaitu pertama Tersangka MH, AM, MRS, dan RD. Satu tersangka pelaku masih di bawah umur," kata Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Harun dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Kisah Pilu NAT Gadis Belia Dijual Muncikari, Tak Sanggup Bayar Setoran, Akhirnya Berhenti Jadi PSK

Di hotel tersebut polisi menyelamatkan enam korban, lima di antaranya anak di bawah umur.

"Kemudian ada beberapa korban di situ, didapati di hotel tersebut, ada enam orang, yang di antaranya lima ini anak di bawah umur dan satunya sudah dewasa," ujarnya.

Dia mengatakan prostitusi online di hotel tersebut sudah berlangsung selama dua bulan. Dia mengatakan para korban juga tinggal di hotel tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan kita dapati bahwasanya mereka melaksanakan kegiatan prostitusi online ini sudah kurang lebihnya 1 bulan sampai 2 bulan di tempat tersebut, di salah satu hotel tersebut," ucapnya.

Baca juga: Ketika Gadis 16 Tahun Dipaksa Muncikari Jadi Penagih Utang, Ternyata Disuruh Open BO Layani 12 Pria

Harun mengatakan para tersangka memasang open BO para korban di aplikasi MiChat. Korban ditarif dengan harga tersebut dan dijual muncikari.

Lebih lanjut Harun menerangkan ada sejumlah barang bukti yang telah diamankan, di antaranya ponsel, alat kontrasepsi, hingga celana dalam.

"Terhadap kejahatan tersebut, ada beberapa barang bukti yang kita amankan, yaitu berupa 13 handphone, kemudian 3 kotak kondom alat kontrasepsi, kemudian 6 kunci kamar, kemudian 3 bra, dan terakhirnya 4 celana dalam," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved