Breaking News:

Sumut Terkini

SEORANG Pria di Sidikalang Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Warga : Dulu Sempat Minum Racun

Jenazah oria berinisial BB (58) ditemukan warga pertama kali dengan kondisi leher sudah terikat di sebuah tali di atas pohon rumahnya.

HO
Jenazah korban yang sudah dibawa ke rumah duka.  

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Seorang pria di Kabupaten Dairi ditemukan tewas diduga gantung diri di kediamannya.

Jenazah pria berinisial BB (58) ditemukan warga pertama kali dengan kondisi leher sudah terikat di sebuah tali di atas pohon rumahnya.

Kasi Humas Polres Dairi, Iptu Doni Saleh saat dikonfirmasi membenarkan persitiwa tersebut.

Baca juga: TERUNGKAP Anita Manullang Beri Selingkuhannya Uang setelah Suaminya Tewas

"Iya benar. Kemarin petugas piket Polres Dairi menerima informasi bahwasanya ada seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri, " Ujarnya kepada Tribun Medan, Jumat (23/9/2022).

Dikatakannya, saat petugas dari Polres Dairi tiba dilokasi, jasad BB sudah diturunkan oleh warga sekitar dan langsung dibaringkan di rumahnya.

Setelah diturunkan, petugas kemudian berkordinasi dengan pihak keluarga untuk melakukan pemeriksaan kepada jasad korban agar mengecek apakah ada tanda - tanda kejahatan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim bidan dan Kepala Puskesmas Sidiangkat, tidak ada ditemukan tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban, " Terangnya.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan bekas jeratan tali di leher korban, bekas lelehan sperma di kemaluan korban, dan kondisi tangan yang mengepal.

Baca juga: Telat Minum Obat, Kronologi Anak Bacok Ibu Sampai Tewas, Ternyata Pernah Dirawat

Pihak keluarga jenazah pun kemudian menolak untuk melakukan otopsi dan merelakan kepergian almarhum.

Sampai saat ini, belum diketahui apa penyebab jenazah nekat melakukan aksi bunuh diri tersebut.

Sementara itu, menurut keterangan dari salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, mengaku BB sebelumnya kerap melakukan aksi yang sama yakni dengan cara meminum racun.

"Sebelumnya sudah pernah juga mau bunuh diri minum racun tanaman jagung merek Cornolia. Tapi masih bisa selamat. Jadi sempat juga dirawat di Rumah Sakit Sidikalang," Kata warga itu.

Menurutnya, korban terakhir kali melakukan aksinya tersebut sekitar tanggal 17 Mei 2022 lalu.

"Enggak tau kenapa mau bunuh diri. Kalau di bilang faktor ekonomi, enggak juganya. Bapak itu punya ladang, punya usaha lapo tuak juga, " Tandasnya.

(Cr7/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved