Breaking News:

Kasus Pembunuhan Brigadir J

SOSOK Saksi Kunci Jenderal Bintang Satu Polri Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J : Alami Sakit Parah

Saksi kunci yang mengalami sakit parah tersebut adalah AKBP AR yang diketahui sebelumnya menjabat sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri.

Editor: Fanry Maulana

TRIBUN-MEDAN.Com, Saksi kunci dalam sidang kode etik Eks Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan mengalami sakit parah.

Oleh karena itu sidang KKEP jenderal bintang satu tersebut diundur hingga pekan depan.

Dikutip dari Tribunnews.com, saksi kunci yang mengalami sakit parah tersebut adalah AKBP AR yang diketahui sebelumnya menjabat sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri.

Ia menjadi anak buah Ferdy Sambo dan Brigjen Hendra Kurniawan di Divisi Propam sejak 2021.

Ia pun saat ini menjadi tersangka kasus obstruction of justice penanganan kasus Brigadir J bersama enam orang lainnya di antaranya Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan sidang etik Brigjen Hendra Kurniawan mundur karena AKBP Arif Rahman mengalami sakit serius.

"Karena saksi kuncinya memang dalam kondisi sakit tentunya kita harus menunggu dulu sampai dengan kondisi yang bersangkutan sehat. AKBP AR sakit proses penyembuhannya cukup panjang ya karena sakitnya agak parah," jelas Dedi kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Menurut Dedi, saksi yang dalam kondisi sehat merupakan syarat utama untuk bisa dihadirkan dalam sidang etik.

"Karena salah satu persyaratan untuk bisa dihadirkan dalam sidang kode etik saksi harus dalam kondisi sehat," ucapnya.

 

Artikel ini tayang di Tribunnews.com : https://www.tribunnews.com/nasional/2022/09/22/sosok-akbp-ar-saksi-kunci-brigjen-hendra-kurniawan-dalam-kasus-obstruction-of-justice-brigadir-j

 

Selengkapnya tonton video : 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved