Breaking News:

News Video

Alami Trouble, Pereli Berhijab Ini Tidak Start di SS3 dan 4 Kejurnas Rally Danau Toba 2022

Pebalap wanita satu-satunya di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2022 Danau Toba series kedua, Qanita Syah Shiyah, hanya mampu finish

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Pebalap wanita satu-satunya di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2022 Danau Toba series kedua, Qanita Syah Shiyah, hanya mampu finish di Spesial Stage (SS) 1 dan 2.

Pasalnya, tunggangannya Proton New Saga mesti di rescue keluar arena rally di lintasan Hutan Tanaman Industri Sektor Nauli, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara

"Jadi, tadi kita mobilnya nyusruk (nabrak) di SS 2 sudah lewat setengah jalan. Karena, sekitar satu atau setengah kilometer sebelumnya dan stirnya itu sudah miring. Pas kita nyusruk di bagian yang ada crash turunan panjang tajam," kata Qanita kepada wartawan saat ditemui di paddocknya, Sabtu (24/9/2022) siang.

Pereli berhijab itu mengungkapkan, hal itu akibat ia salah landing dan mobil Proton New Saga yang ia tunggangi menabrak pohon. Ia pun, harus keluar dari arena dan tidak melanjutkan pertandingan di SS3 dan 4.

"Akibatnya, mobil ditarik rescue. Untungnya mesinnya masih nyala, kita masih aman semua, kita masih bisa start di section 2 SS 5. Jadi SS 3 dan 4 kita tidak start," ucap Qanita.

Dalam Kejurnas ini, Qanita bersama navigatornya, Julian Puspa Andari tidak memasang target besar. Pasalnya, bermain di Kejurnas ini merupakan debutnya mengikuti rally speed.

Sebelumnya pereli yang berasal dari Eurostar Racing Team Jakarta ini bermain sprint rally. Sehingga dia hanya bisa bersyukur, bila mampu sampai finish dan menyelesaikan game di SS selanjutnya.

"Target untuk section berikutnya harus finish dulu. Dengan kondisi mobil seperti ini, sama selamat ya kita berdua. Soalnya di jalur tadi kondisinya ada yang miring, ada yang nyusruk," kata Qanita.

Untuk trek Kejurnas Rally yang dibarengi Asia Pasific Rally Championship (APRC) 2022 series keempat ini, Qanita mengungkapkan sangat menantang. Apa lagi malam sebelum laga dimulai, kawasan Danau Toba hujan. Sehingga trek licin dan berlumpur. 

“Pokoknya, keren banget, treknya, ekstrem. Tapi, kita tetap harus hati-hati, apalagi sempat hujan dan treknya juga sempat licin,” ucap Qanita.

Ia mengatakan banyak mengambil pengamalan di ajang adu kebut perdananya di speed rally kali. Apa lagi, harus bertarung dengan pebalap lelaki yang profesional dan berprestasi.

"Jujur merasa deg-degan, apalagi persiapannya agak jauh, karena hanya lewat telepon. Soalnya aku di Solo, semetara preparationnya di Jakarta. Jadi, kita update-updatetan terus. Kak Julian juga dari Bandung," ucap Qanita.

(cr12/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved