Breaking News:

Berita Sumut

Tingkat Okupansi Hotel Berbintang di Sumut Alami Peningkatan, Hotel Ini Yang Paling Diminati

Data BPS, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Sumut rata-rata mencapai 48,74 persen di bulan Juli 2022.

HO/Tribun Medan
ILUSTRASI Hotel. Geliat bisnis perhotelan di Sumatera Utara semakin bersinar pada tahun ini, bahkan kenaikan persentase okupansi hotel di Medan terus mengalami peningkatan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Geliat bisnis perhotelan di Sumatera Utara semakin bersinar pada tahun ini, bahkan kenaikan persentase okupansi hotel di Medan terus mengalami peningkatan.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sumut, Dinar Butar-butar mengatakan, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Sumut rata-rata mencapai 48,74 persen di bulan Juli 2022.

Angka tersebut naik 44,18 persen dibanding bulan sebelumnya. Dikatakan Dinar, hotel bintang lima paling besar mendongkrak okupansi tamu mencapai hampir 70 persen, berbanding jauh dengan hotel bintang satu.

Baca juga: WEDDING Expo di Hotel Santika 15-18 September, Gandeng 30 Vendor dan Bertabur Voucher Paket Nikah

"TPK tertinggi terjadi pada hotel bintang 5 yaitu mencapai 69,69 persen, sedangkan TPK hotel terendah terjadi pada hotel bintang 1 yang hanya mencapai 29,34 persen," ujarnya, Sabtu (24/9/2022).

Sementara itu, hotel bintang empat juga banyak digemari dengan okupansi mencapai 65,85 persen, hotel bintang tiga 43,80 persen, dan bintang dua sebesar 39,09 persen.

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia di hotel berbintang selama Juli 2022 mencapai 1,33 hari, turun 0,03 poin dibanding Juni 2022 yang sebesar 1,36 hari.

Namun begitu, Dinar mengatakan pada bulan Juli 2022, okupansi untuk tamu asing mengalami peningkatan. Sedangkan tamu domestik turun dibanding bulan Juni 2022.

Baca juga: Okupansi Hotel Capai 90 Persen, Berkah di Moment Weekend

"Rata-rata lama menginap tamu asing pada Juli 2022 mencapai 2,43 hari, naik sebesar 0,22 poin dibanding Juni 2022 dan rata-rata lama menginap tamu Indonesia pada Juli 2022 mencapai 1,31 hari, turun sebesar 0,04 poin dibanding bulan sebelumnya sebesar 1,35 hari," ucap Dinar.

Namun, jika dibandingkan secara Year on Year (YoY), rata-rata lama menginap tamu asing pada Juli 2022 yang mencapai 2,43 hari, mengalami penurunan 0,75 poin dibanding Juli 2021 sebesar 3,18 hari.

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu Indonesia juga mengalami penurunan 0,15 poin yaitu dari 1,46 hari pada Juli 2021 menjadi 1,31 hari pada Juli 2022.

(cr9/tribun-medan.com) 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved