The Batak Culture Exhibition

Torang Sitorus Gelar The Batak Culture Exhibition, Hadirkan Artefak dan Kain Ulos Koleksinya

Sebelumnya, Torang telah menggelar gelaran yang sama di Jakarta dan Bali yang mendapatkan sambutan positif dari berbagai kalangan.

HO
Beberapa koleksi ulos milik Torang Sitorus yang dipamerkan di The Batak Culture Exhibition 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Desainer ternama Kota Medan, Torang Sitorus menggelar The Batak Culture Exhibition di Kota Medan.

Diadakan di Tiara Convention Centre Medan, kegiatan tersebut juga sebagai peringatan perjalanan karir Torang Sitorus yang sudah memasuki 20 tahun.

Sebelumnya, Torang telah menggelar gelaran yang sama di Jakarta dan Bali yang mendapatkan sambutan positif dari berbagai kalangan.

Baca juga: KEINDAHAN Ulos Batak Karya Desainer Torang Sitorus Dipamerkan di Bali

Koleksi ulos yang dipamerkan di The Batak Culture Exhibition
Koleksi ulos milik Torang Sitorus yang dipamerkan di The Batak Culture Exhibition

"Suatu kebanggaan menjadi tuan rumah di kampung halaman sendiri," ujar Torang.

Torang membawa koleksi artefak dan ulosnya di acara yang diadakan selama dua hari tersebut yaitu tanggal 23 dan 24 September 2022.

Tak hanya itu, Torang juga merangkai eksibisi tersebut sedemikian manis untuk memunculkan self awareness rasa rindu kampung halaman bona pasogit.

"Untuk melengkapi hal tersebut, tidak hanya ulos sebagai entitas melekat Budaya Batak, tetapi ada beberapa koleksi artefak turut menjadi elemen utama acara ini," jelasnya.

Torang menjelaskan, secara teoritis, hal tersebut memang hanya secuplik tahapan dalam melakukan preserveasi, namun setidaknya bisa menjadi upaya terencana dan terkelola untuk memastikan agar koleksi benda budaya dapat bertahan selama mungkin.

"Pameran ini terlihat sedikit berbeda dari biasanya, di beberapa kesempatan saya memilih fokus pada wastra Batak berupa ragam ulos mulai dari asal usl, cerita pemberdayaan masyarakat dalam perkembangan ulos masuk ke industri fashion tanah air," jelasnya.

Beberapa koleksi ulos milik Torang Sitorus yang dipamerkan di The Batak Culture Exhibition
Beberapa koleksi ulos milik Torang Sitorus yang dipamerkan di The Batak Culture Exhibition (HO)

Namun kali ini, Torang sengaja turut melengkapi acara dengan menghadirkan artefak sebagai elemen penyeimbang wastra.

"Kenapa artefak? kita tahu bahwa aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai karya manusia untuk mencapai tujuannya. Oleh karena itu, langgam artefak tertentu dalam suatu sistem budaya seringkali dijadikan sebagai referensi utama," terangnya.

Baca juga: TORANG Sitorus Launching Buku The Batak Ulos, Sebuah Perjalanan dan Keberlanjutan Ulos Di Masa Depan

Ada sebuah pesan khusus yang ingin disampaikan oleh Torang Sitorus dalam pameran tersebut.

Sebagai seorang seniman, Torang tidak akan pernah berhenti dan merasa puas untuk terus menggemakan diri.

(Cr9/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved