Kongres Partai Komunis China

Sosok Jenderal Calon Kuat Pengganti Presiden Xi Jinping, Mencuat Namanya di Balik Isu Kudeta

Li Qiaoming lahir pada 1961 dan dipromosikan sebagai jenderal, pangkat tertinggi PLA, pada 2019.

Editor: Abdi Tumanggor
alamy
Jenderal Li Qiaoming lahir pada 1961 dan pangkat tertinggi PLA sejak tahun 2019. Menurut stasiun televisi India OdishaTV, Li Qiaoming juga anggota Komite Pusat Partai Komunis China (PKC). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Belakangan ini mencuat isu kudeta terhadap Presiden China Xi Jinping.

Dilansir Newsweek, di antara rumor yang beredar adalah bahwa Li Qiaoming, seorang jenderal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), militer China, calon pengganti kuat Xi Jinping.

Li Qiaoming lahir pada 1961 dan dipromosikan sebagai jenderal, pangkat tertinggi PLA, pada 2019.

Menurut stasiun televisi India OdishaTV, Li Qiaoming juga anggota Komite Pusat Partai Komunis China (PKC).

Sementara, menurut outlet berita Nikkei Asia, Li Qiaoming juga dianggap sebagai pesaing Xi Jinping untuk melayani sebagai anggota Komisi Militer Pusat China, sebuah panel dengan otoritas atas keputusan militer.

Nikkei Asia melaporkan bahwa Li menulis artikel yang selaras dengan Xi, yang ingin meningkatkan kontrol partai komunis atas tentara.

"Uni Soviet runtuh karena partai tidak memiliki tentara sendiri," kata artikel Li, menurut outlet tersebut.

India tampaknya secara mencolok mempromosikan desas-desus tentang Xi. Desas-desus bahwa Xi telah digulingkan didorong oleh politisi India Subramanian Swamy, yang mencuit pada Sabtu.

“Ketika Xi berada di Samarkand baru-baru ini, para pemimpin Partai Komunis China seharusnya telah mencopot Xi dari penanggung jawab Angkatan Darat Partai. Kemudian Diikuti tahanan rumah. Begitu rumor yang beredar," tambahnya.

Pekan lalu, Xi menghadiri pertemuan puncak para pemimpin Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Samarkand, Uzbekistan, dan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Gordon Chang, seorang ahli tentang China dan penulis buku, The Coming Collapse of China, mencuit pada hari Sabtu (24/9/2022).

Gordong Chang menuliskan: "Berkurangnya berita dari #China selama beberapa jam terakhir menunjukkan bahwa rumor kudeta tidak benar, tetapi apa pun yang terjadi di dalam militer #China selama tiga hari terakhir, ternyata sesuatu yang tidak biasa terjadi, memberi tahu kami bahwa ada turbulensi di dalam kepemimpinan senior #PKC."

Presiden China Xi Jinping instruksikan militer China
Presiden China Xi Jinping, yang juga sekretaris jenderal Komite Sentral Partai Komunis China dan ketua Komisi Militer Pusat (CMC) dan panglima pusat komando pertempuran gabungan CMC, berbicara selama tur inspeksinya ke pusat komando. Xi Jinping pada hari Jumat menginstruksikan angkatan bersenjata untuk meningkatkan kemampuan tempur dan kesiapan perang mereka. (Xinhua/Li Gang)

Pejabat yang Mulai Belok dari Xi Jinping Telah Dihabisi

Para pemangku kekuasaan yang bagian dari pengikut setia Xi Jinping dilaporkan telah membersihkan satu per satu pejabat yang dianggap membahayakan atau menghambat kekuasan Xi ke periode ketiga sebagai Presiden.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved