Breaking News:

News Video

Desas-desus Kudeta di China, Pengamat: Xi Jinping Terlalu Kuat, Tak Ada Tanda-tanda

Diketahui, kabar soal kudeta Xi Jinping muncul sesuai adanya laporan penerbangan penumpang dibatalkan di sejumlah wilayah di China.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Isu mengenai adanya kudeta di China menjadi trending di Twitter.

Pengamat menilai sejauh ini tidak ada tanda-tanda Presiden China Xi Jinping dikudeta.

Menurutnya, power Xi Jinping sangatlah kuat dan telah memiliki kekuasaan institusional yang kuat atas China.

Diketahui, kabar soal kudeta Xi Jinping muncul sesuai adanya laporan penerbangan penumpang dibatalkan di sejumlah wilayah di China.

Terkait hal itu, Pakar China Aadil Brar mengatakan bahwa saat ini pemerintah China masih berfungsi normal dan tak ada tanda-tanda adanya kudeta.

"Kegiatan politik di Beijing seperti biasa," katanya.

Sementara itu, Jurnalis Zakka Jacob menyoroti bahwa Xi memiliki kekuasaan institusional yang kuat atas China yang membuat kudeta tidak mungkin terjadi.

"Banyak desas-desus pagi ini tentang kudeta militer di China. Sejauh ini tidak ada yang kredibel," katanya.

Selain itu, alasan lain kudeta tak mungkin terjadi karena Tentara Pembebasan Rakyat ada di bawah komisi militer pusat.

"Kudeta militer tidak mungkin terjadi di China karena Tentara Pembebasan Rakyat berada di bawah Komisi Militer Pusat," paparnya.

Selain itu, Xi Jinping juga merupakan Sekretaris Jendral Partai Komunis yang mengepalai CMC.

"Xi, sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis mengepalai CMC. Tentara adalah milik partai, bukan pemerintah," kata Jacob.

Berhembusnya kabar kudeta ini juga terjadi setelah Xi Jinping dilaporkan tak pernah muncul lagi.

Ia pun diisukan sudah menjadi tahanan rumah.

Menjawab isu ini, Aadil Brar mencatat bahwa Xi kemungkinan sedang dikarantina setelah kembali dari KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) hingga tak muncul ke hadapan publik.

Brar juga mengatakan, bahwa dari data penerbangan yang ia pantau, tak ada gangguan penerbangan yang berarti.


(Tribun-Video.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved